Rabu, 11 Feb 2026 16:37 WIB

Sempat Viral Sidak Armuji, Pasangan Lansia Adukan Dugaan Mafia Tanah ke DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Jan 2026 16:36 WIB
Foto: Pasangan lansia mengadu ke Komisi A DPRD Surabaya.
Foto: Pasangan lansia mengadu ke Komisi A DPRD Surabaya.

selalu.id - Pasangan lansia warga Surabaya melaporkan dugaan penipuan dan penguasaan aset yang diduga melibatkan praktik mafia tanah hingga mengadu ke DPRD Surabaya, Senin (19/1/2026).

Salah satu korban, Maria Lucia Setyowati (73), mengaku harus mendatangi berbagai instansi hukum untuk memperjuangkan dua aset miliknya yang diduga berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Bersama suaminya, Maria mendatangi DPRD Surabaya dengan harapan mendapat kepastian hukum.

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Kasus ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan sidak pada Selasa (12/2/2025) lalu dan menyoroti dugaan penipuan terkait rumah di Jalan Tenggilis Lama III B Nomor 56.

Dalam peristiwa tersebut, Maria menduga mantan penyewa kos bernama Tri Ratna Dewi telah mengubah status kepemilikan rumah tanpa izin. Dugaan tersebut dilaporkan sebagai penipuan dan penguasaan aset milik pasangan lansia tersebut.

“Kami hanya ingin ada kepastian hukum. Jangan saling menunggu terus,” ujar Maria kepada wartawan di DPRD Surabaya.

Maria menjelaskan, permasalahan bermula ketika Tri Ratna Dewi yang awalnya menyewa kamar kos, kemudian menjalin kedekatan dengan korban. Tri disebut menawarkan kerja sama usaha laundry serta membantu pengurusan izin mendirikan bangunan.

Namun dalam proses tersebut, Maria mengaku menandatangani sejumlah dokumen yang tidak sepenuhnya dipahami. Akibatnya, dua aset berupa rumah kos dan rumah tinggal di kawasan Tenggilis diduga beralih kepemilikan.

Maria menyebut saat ini aset tersebut terancam dilelang bank, sementara dirinya dan suami kehilangan hak atas properti tersebut.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Ia juga mengeluhkan lambannya penanganan laporan di kepolisian. Menurut Maria, proses hukum terkendala karena terlapor belum berhasil ditemukan.

“Saya ke Polrestabes jawabannya menunggu yang bersangkutan. Padahal sekarang sudah pakai NIK,” ujarnya.

Maria menambahkan, ia telah berupaya mencari informasi melalui keluarga terlapor, namun tidak mendapatkan kejelasan.

Selain melapor ke kepolisian, Maria mengaku sempat menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara untuk mengetahui identitas Pejabat Pembuat Akta Tanah yang memproses peralihan aset tersebut. Ia menegaskan tidak pernah merasa menandatangani akta hibah di hadapan notaris.

Baca Juga: Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

Dalam aduan di DPRD Surabaya, Maria dan suaminya diterima Komisi A. DPRD juga menghadirkan unsur kelurahan terkait untuk menelusuri persoalan administrasi yang terjadi.

Maria berharap, aduan ke DPRD Surabaya dapat membuka jalan penyelesaian dan memberikan kepastian hukum atas aset yang disengketakan.

“Kami sudah tua. Kami hanya ingin ada penyelesaian yang jelas,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.