Jumat, 05 Jun 2026 01:25 WIB

Cerita Bintang, Pengidap Ginjal Bocor yang Mendapat Dukungan dari Kemensos

Bintang saat berada di Rusun milik Kemensos di Jakarta Timur.
Bintang saat berada di Rusun milik Kemensos di Jakarta Timur.

selalu.id - Bintang (15) kembali ceria. Anak perempuan siswi SMP ini merasa senang bisa tinggal di lingkungan yang nyaman dan tenang di Rusun Sentra Mulya Jaya di Jakarta Timur, milik Kementerian Sosial.

Bintang Cahaya Ramadini merupakan pengidap penyakit ginjal bocor sejak Juni 2023. Bintang harus menjalani cuci darah dua kali seminggu.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Kementerian Sosial melalui Sentra Handayani Jakarta bergerak cepat membantu Bintang dan keluarga. Bapak kandung Bintang, Muhalim, bekerja sebagai tukang becak yang memiliki penghasilan tak seberapa. Ia tentu kesulitan untuk membiayai biaya berobat Bintang. Bahkan ibunya yang dulu menjalankan usaha berjualan nasi uduk, kini berhenti berjualan karena harus mengantarkan anak perempuannya ke rumah sakit.

Melihat hal itu, Kementerian Sosial memberikan beberapa bantuan sosial berupa sembako, nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, kasur, baju harian, pakaian dalam, mukena, dan pembelian obat yang tidak ditanggung BPJS. Selain itu juga mendorong orangtua Bintang melalui program bantuan kewirausahaan PENA berupa usaha dagang sayuran, mie instan rebus, serta kopi seduh di depan rumahnya.

Saat ini, Bintang dan keluarga juga diberikan kesempatan untuk tinggal dan menghuni Rusun Sentra Mulya Jaya Bambu Apus. Dengan keadaan yang nyaman, bersih, dan tenang membuat Bintang bisa kembali bersosialisasi dengan teman sebaya yang juga tinggal di Rusun Sentra Mulya Jaya.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

“Kami merasa betah dan senang tinggal di rusun. Tempatnya bersih, nyaman dan fasilitasnya lengkap. Bintang juga sudah cocok, bisa bermain dengan temen-temennya,” kata Halimah, ibu Bintang.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Orang tua Bintang juga berharap anaknya bisa segera sembuh, bisa bertumbuh dan berkembang seperti anak-anak seusianya. Tak lupa ayah kandung Bintang juga bersyukur telah mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial sehingga anaknya bisa mudah menjalani masa pengobatan.

“Saya mengucapkan beribu-ibu terimakasih kepada Ibu Menteri Risma untuk segala yang sudah diberikan kepada kami,” kata Muhalim, ayah Bintang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.