Sabtu, 22 Jun 2024 23:54 WIB

Wawali Armuji Minta Vasa Hotel Tutup Bar Cruz Longue Buntut Pesonel Band Tewas

  • Reporter : Ading
  • | Senin, 08 Jan 2024 19:58 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melakukan sidak ke lokasi kejadian personel band yang tewas usai minum minuman beralkohol yang diduga bercampur metanol, di Bar Cruz Lounge Vasa Hotel yang terjadi pada Jumat (22/12/2023) lalu.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan bahwa saat sidak atau mengunjungi tempat kejadian dirinya juga membawa perwakilan keluarga korban. Alasannya, juga untuk mempertemukan pihak manajemen Vasa Hotel yang diharapkan mau memberikan perhatian terhadap korban.

“Kita datang kesini menemui manajemen hotel supaya ada tindak lanjut dan perhatian kemanusiaan. Apa yang mereka derita tak hanya kehilangan nyawa tetapi juga kehilangan pekerjaan,” kata Armuji, usai sidak ke Bar Cruz Longue Hotel Vasa, Senin (8/1/2024).

Armuji juga meminta pihak Vasa Hotel untuk menutup barnya hingga persoalan kasus tewasnya tiga personel band Ogie and Friends selesai.

“Saya minta manajemen Vasa benar-benar ini memperhatikan dan lagipula kasus ini belum selesai. Jangan sampai Cruz ini buka. Kalau sudah selesai dan clear silakan buka kembali,” ujar mantan Ketua DPRD Surabaya itu.

Pemkot Surabaya juga melakukan pengawasan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) untuk gelar operasi penjual minuman keras baik di bar maupun tempt hiburan malam lainnya.

“Ini harus selektif supaya tidak ada kejadian seperti ini. Entah itu barang diselundupkan entah itu di dapatkan dimana asalnya. Itu benar benar menjadi satu kejadian pembelajaran dan dikusif,” terangnya.

Sementara General Manager Vasa Hotel Surabaya Robert Lewandowski mengaku bahwa tempat lokasi kejadian atau Bar Cruz Longue Hotel Vasa memang belum beroperasi semenjak kasus tersebut terjadi.

“Kita memang belum beroprasi. Sebenarnya pas sekali datangnya. Kami tidak menutupi apa apa, cuma kaget pak Wawali datang, di saat bersama juga senang, berarti kan memang ada atensi apalagi tadi Pak Wawali memang mau memediasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Satu batender Cruz Lounge Bar Hotel Surabaya berisinial AZA (27) ditetapkan menjadi tersangka atas kasus tewasnya tiga personel band Surabaya yang meminum racikan miras tercampur metanol beracun.

AZS terbukti melakukan campuran minuman miras dengan racikan metanol kepada korban personel band Ogie and Friend.

Akibatnya Tiga personel itu yakni RF alias WAR (Soxophone), RZ alias RG (Drummer) dan IN alias IP (Sound Engineer) tewas usai minum racikan dari batender tersebut. Dan beruntung satu selamat Mitra (Vokalis) yang telah dirawat di Rumah sakit.

Kombes Pol Pasma menyampaikan bahwa tersangka batender AZS menyaijkan minuman alkohol dengan cara mencampurkan ke dalam teko carafe berukuran 750 ml.

“Campuran itu dengan tiga komposisi ke dalam carafe yang pertama sampai dengan keempat ini telah mengisi sebanyak 100 ml ethanol,” kata Kombes Pol Pasma, saar konferenai pers di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/1/2024).




Baca Juga: Buka Puasa ala Raja, Vasa Hotel Surabaya Hadirkan Hidangan Terbaik Nusantara

Editor : Ading