Kamis, 04 Jun 2026 13:37 WIB

Wawali Armuji Sebut Kasus Personel Band Meninggal Mirip Sianida Mirna di Jakarta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Jan 2024 21:29 WIB
Armuji kunjungi korban dari peristiwa musisi band meninggal
Armuji kunjungi korban dari peristiwa musisi band meninggal

selalu.id - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menjenguk salah satu korban dari tragedi meninggalnya 3 personel band Surabaya setelah meminum minuman beralkohol yang diduga beracun usai kegiatan di Cruz Launge Bar Vasa Hotel, pada Jumat (22/12/2023) lalu.

Usai menjenguk salah satu korban selamat yakni vokalis band Ogie and Friend, Mitra di rumahnya yang berada di Jalan Kyai Abdullah, ia menyebut kasus tersebut mirip dengan kasus Mirna Sianida di Jakarta.

"Itu kan hampir sama (kasus) ini orang pada saat kejadian Mirna sianida yang ada di Jakarta. Bahkan (Mbak Mitra) masih nggliyeng-nggliyeng ini, kan kebacut ini," kata Armuji.

Terlebih menurutnya karena kasus tersebut terjadi di Vaza Hotel, maka pihak hotel harusnya mereka berani bertanggung jawab sepenuhnya.

"Padahal kejadian itu di tempat mereka, mereka (Vasa Hotel, red) yang mendatangkan hiburan disana, kan seharusnya mereka yang bertanggungjawab, jangan mentang-mentang dia pengusaha besar lalu gak mau tau tentang kejadian seperti ini," tegas dia.

Cak Ji bersama dinas terkait berencana melakukan inspeksi mendadak di Vaza Hotel. "Ini yang harus kita tegakkan keadilan ini, makanya kita sama dengan pengacaranya, nanti kita ada meninjau kesana, insyaallah dalam minggu depan akan sidak," kata Cak Ji.

Cak Ji menyebut setelah sidak akan memberikan sanksi kepada pihak Vaza Hotel. "Pastinya setelah kita sidak kita akan melihat, kita akan ngajak dinas terkait, sehingga kita akan tepat untuk menentukan sanksi yang akan kita terapkan," pungkas dia.

Sementara itu, Mitra enggan diwawancarai, dan menyerahkan sepenuhnya pada kuasa hukum. "Ke pengacara aja ya mas," ujar Mitra.

Saat ini dia, dia sedang dalam kondisi pemulihan. Dia mengaku tidak bisa berdiri lama dan pandangan mata kabur. "Ya masih berusaha pemulihan, yang parah mata sama kaki mas. Nggak bisa berdiri lama, pandangan mata kabur," ujarnya.

Sebelumnya Pengacara korban tewas Renald Christoper mengungkapkan bahwa pihaknya menduga ada campuran miras dengan zat metanol yang sengaja dimasukan diminuma alkohol band Ogie and Friends.

"Dugaan kami, disinyalir dengan sengaja dicampurkan bahan yang berbahaya atau zat itu tadi, yaitu zat metanol," kata Renald, Rabu  (3/1/2024) lalu

Pihaknya pun menduga terhadap bertender atau atau pramutama bar yang bertugas saat itu. yang mencampur sejumlah minuman hingga menyuguhkanya.

"Kenapa kami bilang ini bukan murni kecelakaan? Karena kan dengan kesadaran penuh, si peracik minuman tadi mencampurkan bahan itu. Kami tim kuasa hukum, mensinyalir ini bukan murni kelalaian atau kecelakaan minuman, ini memang ada unsur kesengajaan," ujarnya.

Sementara, Akbar Kashogi Purnomo pimpinan dari Ogie & Friend Band mengaku almarhum Refly sempat menunjukkan chatting dengan salah satu bartender Crouze Lounge Bar, Vasa Hotel berinisial AR. Ogie menyebutkan, bahwa almarhum RF dekat dengan bartender tersebut.

Ogie mengungkapkan AR memaksa dan menawari almarhum RF untuk membeli minuman, sebelum pertunjukan di Hotel Vasa pada hari Jum'at 22 Desember 2023.

Isi percakapan chatting yang disertai pesan suara, AR menyampaikan kepada Refly, bahwa minuman tersebut berasal dari Vasa Hotel.

"Dari pihak bartender bilang kalau itu minuman dari Vasa, dijual di kami. Saya bilang, ya terserah kamu (ke refly), karena saya diibaratkan sebagai pimpinan dan jarang bekerja disitu, jadi solidaritas aja," jelasnya.

Ogie yang merasa jarang manggung bersama almarhum RF ingin mengapresiasi timnya dengan menyerahkan keputusan membeli minuman tersebut dari AR. Bahkan, ia sempat membaca chattingan terakhir dari bartender AR dengan almarhum Refly.

"Sampai ada chatingan terakhir juga kalau gak salah ingat, bartender ini nagih kekurangan pembayaran ke almarhum RF, tapi yang bales itu istrinya (RF)," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.