Rabu, 22 Jul 2026 18:39 WIB

PKL Kenjeran Mengamuk, Tempat Sampah Berserakan di Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Des 2023 22:48 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video di TikTok dengan akun @Hetri_nf itu memperlihatkan sejumlah tempat sampah berserakan di Jalanan kawasan pantai Watu-Watu Kenjeran Surabaya, pada Minggu (17/12/2023).

Dalam rekaman video, terlihat sejumlah tempat sampah sengaja dibuang di tengah jalan dan menganggu arus lalu lintas. Disebutkan peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/12/2023) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Katanya warga sekitar tidak boleh berdagang di sepanjang jalan Pantai watu-watu, ditertibkan satpol pp gitu pedagangnya,"kata akun @Hetri_nf saat membalas warganet yang menanyakan kejadian itu.

Terpisah, Camat Bulak Surabaya Hudaya membenarkan kejadian tersebut. Hudaya menceritakan peristiwa itu terjadi saat petugas Satpol PP melakukan penertiban rutin kepada para pedagang yang tidak boleh berjualan di sepanjang jalan pinggir pantai tersebut.

Hudaya menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran serta Satpol PP sering menggelar penertiban di area Pantai Watu-Watu Kenjeran tersebut. Namun, saat itu para pedagang marah saat ditertibkan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Iya (benar) setiap hari kami rutin melakukan penertiban,"tegasnya, saat dihubungi selalu.id.

Ia menjelaskan bahwa selama ini Pemkot Surabaya sudah melakukan pelarangan tidak boleh berjualan di kawasan tersebut dan sudah memberikan tempat berjualan di Sentra Ikan Bulak (SIB).

Namun, saat weekend, tambah Hudaya, kawasan watu-watu lebih ramai pengunjung yang menikmati suasana pinggir pantai. Sehingga, mereka pun mengambil kesempatan untuk berjualan di area itu.

Baca Juga: Pasar Simo Surabaya Kini Tertib, Bila Bandel Sanksi Tegas Menanti

"Mereka sudah direlokasi dari dulu ke SIB. Nah,
sebenarnya mereka hari ini Ndak berjualan di SIB, tapi tetap berjualan disitu (di watu-watu yang sudah dilarang) karena hari Minggu ramai ya jadi mereka jualan di luar," jelasnya.

Hudaya menambahkan, tempat sampah yang berserakan akibat kemarahan pedagang tersebut sudah dibersihkan oleh petugas dan arus lalu lintas kembali lancar.

"Langsung kita bersihkan. Ndak lama kok. Arus lalu lintas kembali lancar," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.