Kamis, 04 Jun 2026 17:34 WIB

PKL Kenjeran Mengamuk, Tempat Sampah Berserakan di Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Des 2023 22:48 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video di TikTok dengan akun @Hetri_nf itu memperlihatkan sejumlah tempat sampah berserakan di Jalanan kawasan pantai Watu-Watu Kenjeran Surabaya, pada Minggu (17/12/2023).

Dalam rekaman video, terlihat sejumlah tempat sampah sengaja dibuang di tengah jalan dan menganggu arus lalu lintas. Disebutkan peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/12/2023) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: DKS Resmi Laporkan Pemkot atas Dugaan Pencurian Aset Budaya ke Polrestabes Surabaya

"Katanya warga sekitar tidak boleh berdagang di sepanjang jalan Pantai watu-watu, ditertibkan satpol pp gitu pedagangnya,"kata akun @Hetri_nf saat membalas warganet yang menanyakan kejadian itu.

Terpisah, Camat Bulak Surabaya Hudaya membenarkan kejadian tersebut. Hudaya menceritakan peristiwa itu terjadi saat petugas Satpol PP melakukan penertiban rutin kepada para pedagang yang tidak boleh berjualan di sepanjang jalan pinggir pantai tersebut.

Hudaya menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran serta Satpol PP sering menggelar penertiban di area Pantai Watu-Watu Kenjeran tersebut. Namun, saat itu para pedagang marah saat ditertibkan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Tak Ada Lagi Stigma Jukir Liar: No Intimidasi, No Sara!

"Iya (benar) setiap hari kami rutin melakukan penertiban,"tegasnya, saat dihubungi selalu.id.

Ia menjelaskan bahwa selama ini Pemkot Surabaya sudah melakukan pelarangan tidak boleh berjualan di kawasan tersebut dan sudah memberikan tempat berjualan di Sentra Ikan Bulak (SIB).

Namun, saat weekend, tambah Hudaya, kawasan watu-watu lebih ramai pengunjung yang menikmati suasana pinggir pantai. Sehingga, mereka pun mengambil kesempatan untuk berjualan di area itu.

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Surabaya Tahun Ini Disebut Turun, Apa Iya?

"Mereka sudah direlokasi dari dulu ke SIB. Nah,
sebenarnya mereka hari ini Ndak berjualan di SIB, tapi tetap berjualan disitu (di watu-watu yang sudah dilarang) karena hari Minggu ramai ya jadi mereka jualan di luar," jelasnya.

Hudaya menambahkan, tempat sampah yang berserakan akibat kemarahan pedagang tersebut sudah dibersihkan oleh petugas dan arus lalu lintas kembali lancar.

"Langsung kita bersihkan. Ndak lama kok. Arus lalu lintas kembali lancar," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.