Jumat, 05 Jun 2026 02:45 WIB

Wow! Hanya Gibran yang Tak Dapat Anggota Kehormatan Muhammadiyah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Nov 2023 14:42 WIB
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka

selalu.id - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan keanggotaan kehormatan terhadap para Capres dan Cawapres Pilpres 2024. Namun, hanya Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka tidak mendapatkan anggota kehormatan tersebut.

Keanggotaan Kehormatan hanya diberikan kepada paslon urut 1 Anies-Muhaimin, paslon urut 3 Ganjar-Mahfud dan Prabowo Subianto paslon urut 2 tanpa Cawapresnya yang tidak hadir dalam acara Dialog Publik diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah, Jumat (24/11/2023).

Baca Juga: Muhammadiyah Gelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah Besok 20 Maret 2026

"Seandainya datang kita juga berikan kepada Mas Gibran,"kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti.

Mu'ti menjelaskan bahwa anggota kehormatan itu diberikan oleh Muhammadiyah kepada tokoh-tokoh yang memiliki komitmen dan integritas serta memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah

"Ini juga dalam beberapa hal tentu memiliki komitmen dalam bersama-sama Muhammadiyah melakukan berbagai upaya perbaikan dalam kehidupan keumatan dan kehidupan kebangsaan,"jelasnya.

Ia menyebut pemberian keanggotaan itu ada nomor urut bakunya yakni bakunya anggota biasa, anggota luar biasa, kemudian anggota kehormatan.

Baca Juga: Lebaran Idul Fitri 2026 Kapan? Ini Perhitungan Muhammadiyah, BMKG hingga NU

"Anggota kehormatan juga ndak harus iuran, iuran anggota biasa,"ujarnya.

Lebih lanjut Mu'ti berharap komunikasi dengan semua pasangan calon dapat terjalin dengan baik.

"Mudah-mudahan komunikasi politik antara Muhammadiyah dengan beliau, lalu terpilih menjadi presiden, atau kalau pun tidak terpilih menjadi presiden tetap terjalin dengan baik,"tuturnya.

Baca Juga: BEM Nusantara Jatim Gelar Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Ia menambahkan, untuk semua tokoh yang saat ini menjadi Capres dan Cawapres mereka menjadi pemimpin bangsa yang memiliki rekam jejak dan komitmen yang sama, yakni memajukan umat dan bangsa sesuai dengan reputasi dan prestasi yang mereka tunjukkan saat ini.

"Kami bersikap netral aktif, netral membangun komunikasi dengan semua pasangan capres cawapres juga dengan semua partai politik yang memiliki calon-calon legislatif,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.