Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 26 Jun 2026 17:24 WIB
selalu.id – Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026), diwarnai kemunculan spanduk bertuliskan “Prabowo Lemes Longor”.
Spanduk bernuansa meme dengan bahasa lokal Surabaya itu menjadi salah satu simbol kritik massa terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Baca Juga: Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan
Ratusan peserta aksi yang tergabung dalam Front Anti Kapitalisme bersama sejumlah elemen masyarakat sipil menggelar long march dari Monumen Kapal Selam menuju Grahadi.
Selain membawa poster dan menyampaikan orasi, massa membentangkan spanduk besar bertuliskan “Prabowo Lemes Longor” di lokasi aksi.

Juru Bicara Front Anti Kapitalisme, Septia Rahma, mengatakan istilah tersebut dipilih sebagai bentuk satire yang dekat dengan budaya masyarakat Surabaya.
“‘Lemes longor’ berasal dari bahasa yang sedang ramai digunakan di media sosial. Kami memakainya karena menilai pemerintah lemah dalam mengambil kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat kecil,” ujar Septia, kepada awak wartawan.
Menurutnya, penggunaan istilah tersebut bukan sekadar mengikuti tren, tetapi sebagai kritik terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai belum menjawab persoalan utama masyarakat, terutama kenaikan harga kebutuhan pokok dan sulitnya memperoleh pekerjaan.
Baca Juga: Ribuan Buruh Pakerin di Mojokerto Kembali Gelar Demo: Tuntut Upah, Blokade Jalan
“Kami melihat pemerintah lebih fokus pada kebijakan-kebijakan yang menurut kami tidak menyentuh akar persoalan. Yang dirasakan masyarakat hari ini justru harga-harga naik, lapangan kerja masih sulit, sementara pendidikan dan kesehatan belum menjadi prioritas,” katanya.

Dalam aksi tersebut, massa juga mengusung 12 tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan utama adalah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), disusul penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, pencabutan UU Polri dan UU TNI, penciptaan lapangan kerja yang layak, hingga penghentian reklamasi Surabaya Waterfront Land.
Selain itu, mereka menuntut pembebasan tahanan politik, peningkatan anggaran pendidikan dan kesehatan, penyediaan transportasi umum yang layak dan gratis, penghentian tindakan represif terhadap kelompok marjinal, serta sejumlah tuntutan politik lainnya.
Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya
Septia menyebut aksi kali ini merupakan kelanjutan dari rangkaian demonstrasi yang telah berlangsung di Surabaya dalam beberapa hari terakhir. Melalui tema #IndonesiaSekarat, massa ingin menunjukkan bahwa kondisi yang mereka rasakan telah berada pada tahap yang lebih mengkhawatirkan.
“Kalau sebelumnya narasinya menuju krisis, sekarang kami merasa Indonesia sudah sekarat. Karena itu kami ingin terus memperpanjang napas perlawanan bersama masyarakat sipil,” ucapnya.
Ia juga menegaskan Front Anti Kapitalisme membuka kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons dari pemerintah.
“Kami akan terus menggelar aksi. Bahkan sangat mungkin tensinya lebih besar dari hari ini jika tidak ada perubahan,” pungkasnya.
Editor : Arif ArdiantoURL : https://selalu.id/news-14394-demonstrasi-di-surabaya-massa-bentangkan-spanduk-meme-prabowo
