Selasa, 21 Jul 2026 17:12 WIB

Muhammadiyah Gelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah Besok 20 Maret 2026

Ilustrasi Perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi Perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah untuk Muhammadiyah akan digelar pada Jumat (20/3/2026) besok.

Kepastian ini merujuk pada maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal tersebut.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Sukadiono mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti keputusan tersebut dengan melakukan sosialisasi secara menyeluruh ke seluruh daerah.

“PWM Jatim tentu menindaklanjuti maklumat PP Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026,” jelas Sukadiono dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut telah disampaikan kepada seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), cabang, hingga amal usaha di seluruh Jawa Timur, dan pihaknya berkomitmen menjalankan sesuai ketetapan organisasi.

Seiring dengan penetapan tersebut, Muhammadiyah juga telah menyiapkan ratusan titik pelaksanaan Salat Idul Fitri di berbagai daerah.

Berdasarkan data Majelis Tabligh, sejumlah wilayah mencatat lokasi salat dalam jumlah besar, di antaranya Lamongan sebanyak 286 titik, Surabaya 104 titik, Sidoarjo 98 titik, Bojonegoro 91 titik, serta Banyuwangi 78 titik.

Selain itu, Jember tercatat memiliki 71 titik, Jombang 50 titik, Lumajang 50 titik, Kabupaten Kediri 52 titik, serta Mojokerto 30 titik.

Baca Juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Sejumlah daerah lain juga telah melaporkan lokasi pelaksanaan salat Id, meski masih menunggu pembaruan data secara keseluruhan.

Sukadiono juga mengingatkan potensi adanya perbedaan hari raya Idul Fitri di tengah masyarakat.

Pihaknya mengimbau warga Muhammadiyah untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan sikap saling menghormati.

“Terkait kemungkinan perbedaan, kami mengimbau agar warga Muhammadiyah mengedepankan tenggang rasa kepada saudara kita yang mungkin berbeda dalam merayakan hari raya,” tegasnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Mojokerto saat Mudik Lebaran 2026 Turun Drastis, Berikut Rincian Lengkapnya

Sukadiono menambahkan bahwa perbedaan penentuan hari raya merupakan hal yang kerap terjadi akibat perbedaan metode penetapan.

Karena itu, ia meminta agar perbedaan tersebut tidak menjadi sumber perpecahan di tengah umat.

“Sebagai umat Islam, kalau ada perbedaan agar tidak diperuncing,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.