Selasa, 20 Okt 2026 20:45 WIB

Muhammadiyah Gelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah Besok 20 Maret 2026

Ilustrasi Perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Freepik/Istimewa).
Ilustrasi Perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Freepik/Istimewa).

selalu.id - Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah untuk Muhammadiyah akan digelar pada Jumat (20/3/2026) besok.

Kepastian ini merujuk pada maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada tanggal tersebut.

Baca Juga: Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Sukadiono mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti keputusan tersebut dengan melakukan sosialisasi secara menyeluruh ke seluruh daerah.

“PWM Jatim tentu menindaklanjuti maklumat PP Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026,” jelas Sukadiono dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Ia mengatakan bahwa keputusan tersebut telah disampaikan kepada seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), cabang, hingga amal usaha di seluruh Jawa Timur, dan pihaknya berkomitmen menjalankan sesuai ketetapan organisasi.

Seiring dengan penetapan tersebut, Muhammadiyah juga telah menyiapkan ratusan titik pelaksanaan Salat Idul Fitri di berbagai daerah.

Berdasarkan data Majelis Tabligh, sejumlah wilayah mencatat lokasi salat dalam jumlah besar, di antaranya Lamongan sebanyak 286 titik, Surabaya 104 titik, Sidoarjo 98 titik, Bojonegoro 91 titik, serta Banyuwangi 78 titik.

Selain itu, Jember tercatat memiliki 71 titik, Jombang 50 titik, Lumajang 50 titik, Kabupaten Kediri 52 titik, serta Mojokerto 30 titik.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Sejumlah daerah lain juga telah melaporkan lokasi pelaksanaan salat Id, meski masih menunggu pembaruan data secara keseluruhan.

Sukadiono juga mengingatkan potensi adanya perbedaan hari raya Idul Fitri di tengah masyarakat.

Pihaknya mengimbau warga Muhammadiyah untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan sikap saling menghormati.

“Terkait kemungkinan perbedaan, kami mengimbau agar warga Muhammadiyah mengedepankan tenggang rasa kepada saudara kita yang mungkin berbeda dalam merayakan hari raya,” tegasnya.

Baca Juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Sukadiono menambahkan bahwa perbedaan penentuan hari raya merupakan hal yang kerap terjadi akibat perbedaan metode penetapan.

Karena itu, ia meminta agar perbedaan tersebut tidak menjadi sumber perpecahan di tengah umat.

“Sebagai umat Islam, kalau ada perbedaan agar tidak diperuncing,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.