Sabtu, 05 Sep 2026 19:40 WIB

30 Pelaku UMKM Produksi Merchandise Piala Dunia U-17, Ada Gantungan Kunci Hingga Kaos Logo Komposit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Okt 2023 18:03 WIB
pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria
pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria

selalu.id - Pemkot Surabaya melibatkan sebanyak 30 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuat pernak-pernik atau merchandise menyambut Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

Salah satu UMKM membuat merchandise yakni Indogift, mereka membuat gantungan kunci, stand akrilik, magnet kulkas, hingga kaos bergambar logo komposit Surabaya untuk Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

"Ada 30 model merchandise, gantungan kunci yang paling banyak. Untuk harganya kalau gantungan kunci Rp20 ribu, magnet kulkas Rp35 ribu, stand akrilik Rp50 ribu, kaos Rp125 ribu," kata pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria, saat ditemui selalu.id di tempat usahanya di Jalan Kartini Surabaya, Jumat (27/10/2023).

Livia menyampaikan, UMKM miliknya yang terlibat membuat merchandise ini tak hanya sekedar dipilih langsung oleh Pemkot Surabaya.

Namun, harus tahap proses melalui tahapan kurasi dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag).

"Kita ikut UMKM jadi kita harus bertahap kurasi, kita daftar Dinkopdag harus ikut kurasi dulu," ujarnya.

Baca Juga: Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Sebelumnya, pihaknya sudah membuat merchandise dengan latar belakang ungu. Namun pihak Pemkot Surabaya menyatakan ada ketidak sesuaian. Sebab konfirmasi dari pihak FIFA membuat aturan terkait pernak-pernik atau merchandise untuk Penggelaran Sepak Bola Internasional tersebut.

"Sebelumnya sudah bikin ungu, tapi ternyata sudah ada aturan. Kita sudah dipatok tidak boleh seperti logo atau tulisan dan trofi Piala Dunia U-17, trofinya. Kita fokus produksi logo Komposit Suroboyo dan Surabaya Hebat," jelasnya.

"Dua mingguan. Kita revisi warnanya aja agak lebih cepat. Info mau taruh di hotel-hotel, kita juga gak tahu mau taruh hotel dimana saja," lanjutnya.

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Meski begitu, Livia mengaku bersyukur bisa ikut berpartisipasi dalam penggelaran Piala Duni U-17 pertama digelar di Indonesia, khususnya tuan rumah venue pertandingan di Surabaya.

"Tentu kita ingin laku bisa lebih dikenal nasional maupun internasional. Berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 kita bersyukur ditolong oleh Dinkopdag, akhirnya dibuatkan logo komposit. Kalau gak UMKM bingung juga," ungkapnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.