Selasa, 21 Jul 2026 18:42 WIB

30 Pelaku UMKM Produksi Merchandise Piala Dunia U-17, Ada Gantungan Kunci Hingga Kaos Logo Komposit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Okt 2023 18:03 WIB
pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria
pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria

selalu.id - Pemkot Surabaya melibatkan sebanyak 30 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuat pernak-pernik atau merchandise menyambut Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

Salah satu UMKM membuat merchandise yakni Indogift, mereka membuat gantungan kunci, stand akrilik, magnet kulkas, hingga kaos bergambar logo komposit Surabaya untuk Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

"Ada 30 model merchandise, gantungan kunci yang paling banyak. Untuk harganya kalau gantungan kunci Rp20 ribu, magnet kulkas Rp35 ribu, stand akrilik Rp50 ribu, kaos Rp125 ribu," kata pemilik UMKM usaha Indogift, Livia Astria, saat ditemui selalu.id di tempat usahanya di Jalan Kartini Surabaya, Jumat (27/10/2023).

Livia menyampaikan, UMKM miliknya yang terlibat membuat merchandise ini tak hanya sekedar dipilih langsung oleh Pemkot Surabaya.

Namun, harus tahap proses melalui tahapan kurasi dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag).

"Kita ikut UMKM jadi kita harus bertahap kurasi, kita daftar Dinkopdag harus ikut kurasi dulu," ujarnya.

Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Sebelumnya, pihaknya sudah membuat merchandise dengan latar belakang ungu. Namun pihak Pemkot Surabaya menyatakan ada ketidak sesuaian. Sebab konfirmasi dari pihak FIFA membuat aturan terkait pernak-pernik atau merchandise untuk Penggelaran Sepak Bola Internasional tersebut.

"Sebelumnya sudah bikin ungu, tapi ternyata sudah ada aturan. Kita sudah dipatok tidak boleh seperti logo atau tulisan dan trofi Piala Dunia U-17, trofinya. Kita fokus produksi logo Komposit Suroboyo dan Surabaya Hebat," jelasnya.

"Dua mingguan. Kita revisi warnanya aja agak lebih cepat. Info mau taruh di hotel-hotel, kita juga gak tahu mau taruh hotel dimana saja," lanjutnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi jadi Penentu Program UMKM Surabaya

Meski begitu, Livia mengaku bersyukur bisa ikut berpartisipasi dalam penggelaran Piala Duni U-17 pertama digelar di Indonesia, khususnya tuan rumah venue pertandingan di Surabaya.

"Tentu kita ingin laku bisa lebih dikenal nasional maupun internasional. Berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 kita bersyukur ditolong oleh Dinkopdag, akhirnya dibuatkan logo komposit. Kalau gak UMKM bingung juga," ungkapnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.