Senin, 07 Sep 2026 06:32 WIB

Perkuat Nasionalisme Pelajar Surabaya, Klinik Pendidikan Global Mandiri Gelar Lomba Wawasan Kebangsaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Okt 2023 11:21 WIB
Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Surabaya, Erwin Darmogo
Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Surabaya, Erwin Darmogo

selalu.id - Klinik Pendidikan Global Mandiri menggelar lomba wawasan kebangsaan untuk para pelajar mulai jenjang TK, SD SMP hingga SMA. Lomba tersebut digelar secara dari mulai 5-15 November 2023.

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Surabaya, Erwin Darmogo pun mendukung lomba tersebut.

Menurutnya lomba ini positif dan bertujuan memperluas sudut pandang para guru tentang rasa nasionalisme yang kemudian diajarkan kepada para siswa siswinya.

"Wawasan kebangsaan ini juga terkait moral, nilai-nilai pancasila, hingga cara penerapannya seperti apa sehingga hal-hal ini bisa diberikan kepada muridnya," kata Erwin, Kamis (12/10/2023).

Erwin pun menyatakan bahwa MKKS SMP Swasta Surabaya siap menyosialisasikan lomba Wawasan Kabangsaan ke seluruh sekolah melalui lima koordinator wilayah, yakni Surabaya pusat, barat, timur, selatan, dan utara.

Tercatat terdapat sebanyak 265 sekolah swasta dengan jumlah berkisar 18 ribu guru.

"Semua guru SMP swasta kami dorong mengikuti lomba ini, karena mereka ujung tombak mengajarkan nasionalisme yang kepada anak-anak," ucapnya.

Di tempat yang sama, Klinik Pendidikan Global Mandiri Hason Sitorus menyebut teknis perlombaan dilakukan secara daring, sedangkan pesertanya tidak hanya dari dalam kota namun juga diperuntukkan bagi guru yang dari luar kota Surabaya.

"Flayer sudah kami siapkan dan kami sosialisasikan, kami buat secara online se-Surabaya dan sekitarnya," kata dia.

"Ini diterapkan ke gurunya, untuk memperkuat karakter anak-anak atau peserta didiknya," lanjutnya.

Dia menyebut digelarnya lomba tersebut lantaran ingin menjaga keberadaan nilai-nilai pancasila pada pelajar melalui para guru.

"Saya tidak ingin nilai-nilai pancasila itu hilang, makanya kami bangun ini," ucapnya.

Hason menjelaskan materi untuk guru yakni termasuk filsafat pancasila. Materi ini agar seorang guru semakin paham dengan muridnya.

"Gurunya semakin paham maka muridnya juga mengikuti dan lebih bisa mengena. Kami berharap para siswa bisa tepo seliro, kami arahkan ke sana. Setelah itu baru guru-guru menambah," pungkasnya.

Baca Juga: Khofifah Dinobatkan sebagai Bunda Pendidikan MKKS Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.