Selasa, 03 Feb 2026 18:53 WIB

Pemkot Surabaya Libatkan 30 UMKM Buat Merchandise Piala Dunia U-17

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Okt 2023 17:18 WIB
Piala Dunia U-17
Piala Dunia U-17

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melibatkan kurang lebih 30 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memproduksi merchandise atau pernak-pernik Piala Dunia U-17 yang juga digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada November 2023 mendatang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan bahwa jenis merchandise harus mendapatkan rekomendasi dari FIFA. Kemudian, pihaknya mengumpulkan UMKM untuk melakukan produksi.

"Kemarin baru dikeluarkan hasil merchandise harus ada rekom dari FIFA, setelah itu baru kami dikonfirmasi sama pariwisata. Kita mengumpulkan beberapa UMKM yang akan memproduksi. Kurang lebih ada 30 UMKM yang kita kumpulkan yang bisa membuat merchandise," kata Dewi, saat dihubungi awak media, Kamis (12/10/2023).

Dewi menyampaikan pernak-pernik ataupun merchandise ini dapat mendukung untuk penggelaran pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17.

Nantinya puluhan UMKM itu akan memproduksi merchandise seperti berupa boneka, cantelan kulkas, gantungan kunci, kaos, topi dan lainnya.

"Pernak-penik apa saja terserah mereka, kalau sudah ada contohnya mereka nanti menunjukkan ke kita lagi. Kan itu kreasi mereka apa, kita kasih gambaran, UMKM kreasinya banyak," ungkapnya.

Untuk UMKMnya, kata Dewi bahwa kriterianya merchandise sudah ada standarnyanya. Misal, maskot dan logo Piala Dunia tidak boleh diubah ataupun dibentuk dan warnanya.

"Ini standar sudah sesuai yang ditetapkan oleh FIFA. Makanya nanti dalam pengerjaan UMKM kita monitor juga," jelasnya.

"UMKM kita ini yang sudah biasa mengerjakan souvenir-souvenir. Untuk event seperti ini gak hanya ini, sebelumnya banyak kegiatan yang diadakan di Surabaya, mereka yang kualitasnya baik," tambahnya.

Lebih lanjut Dewi menyampaikan bahwa pihaknya mengebut pengerjaan merchandise tersebut. Sebab, penggelaran Piala Dunia akan sudah di mulai pada November 2023 nanti.

"Acaranya November, ya sebelumnya itu kami sudah ahrus melihat produksinya juga. Biasanya 1-2 minggu, nanti kita lihat hasilnya seperti apa," terangnya.

Ia menambahkan, penjualan merchendise itu akan ditaruh di outlet-outlet yang berada jalur ke penggelaran Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan dapat dijangkau masyarakat.

"Semakin banyak outlet semakin masyarakat tahu dan gampang dibeli. Tempat yang dapat dijangkau masyarakat. Nanti kita bikin yang bagus-bagus, seperti gantungan kunci Singapura. Karena UMKM kita bagus-bagus," terangnya.

Namun Ia menjelaskan merchendise tersebut tidak dapat dijual di GBT. Sebab, yang akan menjual dari pihak FIFA sendiri karena kawasan GBT tempat yang steril.

"Produknya memang UMKM tapi yang jual melalui FIFA. Itu (GBT) areanya FIFA sendiri. Karena disana mesti clean dan steril, ga boleh berantakan. Kita menyediakannya di luar itu luar Surabaya gampang dapat, bisa buat oleh-oleh, souvenir, banyak yang akan dibikin," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.