Rabu, 22 Jul 2026 06:30 WIB

TikTok Bukan Dalang Sepinya Pasar, Pengamat UNAIR: Pemerintah Harusnya Ajarkan Digital Marketing

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Okt 2023 09:37 WIB
TikTok Shop
TikTok Shop

selalu.id - Pengamat atau Dosen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), Made Gita Nadya Ayu Ariani meyebut keputusan Pemerintah menghentikan TikTok Shop tidak efektif.

Sebelumnya ramai diperbincangkan, para pedagang pasar mengeluh bahwa toko-tokonya sepi membeli. Mereka pun menyebut bahwa TikTok Shop sebagai dalang sepinya pasar-pasar lokal.

Diketahui Pemerintah sudah memutuskan menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang memisahkan media sosial dengan lokapasar.

Kini, imbasnya para penjual yang sebelumnya banyak menggunakan TikTok sebagai tempat berjualan melalui siaran langsung kini tidak lagi dapat melakukannya.

Menurut Gita sebenarnya masyarakat membeli barang bukan untuk menggunakannya semata, tetapi juga untuk mengejar status sosial dengan membeli barang dari para influenser.

“Yang mereka kejar bukan hanya kebutuhan barangnya, tapi status sosial yang mereka dapatkan ketika seolah-olah ‘berinteraksi’ dengan para artis,”kata Gita, melalui rilis UNAIR, Rabu (3/10/2023)

Ia menilai tidak jarang sejumlah pembeli akan melakukan perekaman dan membagikannya di media sosial.

Hasilnya, para influenser memperoleh pendapatan yang tinggi dari siaran langsungnya yang berbanding terbalik dengan pendapatan pedagang di pasar tradisional.

Sebab itu,  keputusan untuk menghentikan TikTok sebagai tempat berjualan bukanlah terobosan yang efektif.

Hal itu menjadikannya seolah-olah menolak kemajuan teknologi yang tentunya tidak dapat terbendung.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, Gita menjelaskan saat pemerintah berusaha melindungi keberadaan angkutan konvensional dari angkutan online.

“Sama seperti lima-enam tahun yang lalu, pemerintah berusaha melindungi ojek, angkutan, dan taksi konvensional dari serbuan ojek online yang mana tidak berhasil juga sebenarnya,” ujarnya.

Di satu sisi, Gita melihat sejumlah pihak terlalu menyederhanakan karena menganggap TikTok sebagai satu-satunya dalang dari sepinya pasar.

Padahal, ia menilai di sana juga banyak pelaku UMKM lain yang tidak berkesempatan untuk berjualan karena tidak punya tempat dagang.

“Jadi sebenarnya teknologi ini justru membantu UMKM lainnya yang tidak punya akses ke pasar. Cukup punya e-mail, buka akun, sudah bisa berjualan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gita menerangkan jika penjualan melalui TikTok Shop bukanlah satu-satunya penyebab sepinya pasar tradisional.

Salah satu penyebabnya kenyamanan menjadi salah satu faktor lain yang membuat pembeli beralih dari pembelian konvensional ke pembelian online.

“Kadang helm hilang, mobil baret, suasananya juga ga nyaman, panas, desak-desakan, orang nawarin barang juga seenaknya, itu yang membuat orang justru enggan ke sana,” ujarnya.

Untuk mengatasinya, lanjutny, pemerintah perlu melakukan kolaborasi bersama pedagang untuk menciptakan kenyamanan agar masyarakat kembali ke pasar.

Kata dia pedagang juga sebaiknya beradaptasi dan tidak hanya terpaku pada model pemasaran konvensional sedangkan teknologi terus berkembang.

“Pelaku usaha juga jangan hanya terpaku pada model pemasaran konvensional. Sebenarnya banyak juga pelatihan dari pemerintah tentang digital marketing,” terangnya.

Maka dari itu, ketika mereka mulai berjualan di lokapasar tentu tidak sebatas mengunggah dagangannya.

"Saran saya kepada pedagang untuk mulai rutin membuat konten terkait dagangannya sehingga dapat menarik masyarakat untuk membelinya," pungkasnya.

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.