Sabtu, 05 Sep 2026 21:00 WIB

Pembekalan Wisudawan FEB Unair 2021, Sekretaris IKAFE Unair : Adaptasi VUCA Kunci Keberhasilan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Sep 2021 17:25 WIB
Pelepasan calon wisudawan FEB Unair
Pelepasan calon wisudawan FEB Unair

Surabaya (selalu.id) - Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) menggelar acara Pelepasan Calon Wisudawan Periode September 2021 secara daring, Rabu (15/9/2021). Total ada sebanyak 335 wisudawan dan wisudawati baru FEB yang menjadi keluarga baru Ikatan Alumni FEB Unair.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Penyerahan data alumni diserahkan secara simbolis oleh Dekan FEB Unair, Prof. Dr. Dian Agustia SE., MSi., Ak. CMA CA kepada Sekretaris Ikatan Alumni FEB (IKAFE) Unair, Didik Prasetiyono.

Saat memberikan sambutan, Didik menyambut dengan tangan terbuka para calon wisudawan FEB Unair menjadi bagian keluarga IKAFE Unair. 

"Keluarga  besar Alumni FEB Unair  sangat bangga menerima para calon wisudawan menjadi bagian keluarga besar alumni," ujarnya.

Kondisi pandemi menjadi tantangan tersendiri, kata Direktur Operasi PT SIER ini saat menyampaikan sambutan acara, wisudawan harus memiliki kemampuan adaptation to disruptive change.

"Situasi perekonomian saat ini sedang penuh tantangan karena terjadi disrupsi baik karena perkembangan teknologi dan akibat tekanan pandemi. Situasinya sedang bergejolak, situasi yang tidak pasti, situasi yang komplek dan serba tidak jelas. Beradaptasi agar mampu memprediksi dan mengantisipasidengan baik kondisi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) ini adalah kunci keberhasilan karir para wisudawan setelah keluar dari kampus," ungkap Didik.

Didik mengingatkan agar wisudawan senantiasa melakukan perubahan seperti metamorfosis kepompong menjadi kupu-kupu, ada perubahan bentuk struktur, perubahan pergerakan dan perubahan fokus. Perubahan-perubahan ini juga yang harus menjadi prioritas wisudawan untuk menghadapi dunia nyata.

"Situasi yang begitu tidak jelas ini, harus dihadapi dengan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Charles Darwin sudah membuktikan bahwa di alam ini bukan mahluk yang terbesar, terkuat yang bisa bertahan tetapi yang mampu beradaptasi dengan perubahanlah yang akan bertahan. Wisudawan harus tangkas dan lincah untuk selalu berubah menyesuaikan situasi disruptif yang ada", ujar Didik.

Dari sinilah kemudian, kata Didik, pengurus IKAFE Unair menyambut para wisudawan dengan tangan terbuka. 

"Teriring doa, agar kita mampu membawa harum nama kampus, membuat nama Universitas Airlangga semakin terpandang, tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Semoga kita bisa membawa kemanfaatan keilmuan untuk diri, keluarga dan juga negara kita. Jaga nama baik kampus dan selamat datang di dunia nyata," pungkasnya sambal mengajak wisudawan yel bersama 'FEB Satu Unair Hebat'. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.