Minggu, 01 Feb 2026 23:50 WIB

Pembekalan Wisudawan FEB Unair 2021, Sekretaris IKAFE Unair : Adaptasi VUCA Kunci Keberhasilan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Sep 2021 17:25 WIB
Pelepasan calon wisudawan FEB Unair
Pelepasan calon wisudawan FEB Unair

Surabaya (selalu.id) - Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) menggelar acara Pelepasan Calon Wisudawan Periode September 2021 secara daring, Rabu (15/9/2021). Total ada sebanyak 335 wisudawan dan wisudawati baru FEB yang menjadi keluarga baru Ikatan Alumni FEB Unair.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Penyerahan data alumni diserahkan secara simbolis oleh Dekan FEB Unair, Prof. Dr. Dian Agustia SE., MSi., Ak. CMA CA kepada Sekretaris Ikatan Alumni FEB (IKAFE) Unair, Didik Prasetiyono.

Saat memberikan sambutan, Didik menyambut dengan tangan terbuka para calon wisudawan FEB Unair menjadi bagian keluarga IKAFE Unair. 

"Keluarga  besar Alumni FEB Unair  sangat bangga menerima para calon wisudawan menjadi bagian keluarga besar alumni," ujarnya.

Kondisi pandemi menjadi tantangan tersendiri, kata Direktur Operasi PT SIER ini saat menyampaikan sambutan acara, wisudawan harus memiliki kemampuan adaptation to disruptive change.

"Situasi perekonomian saat ini sedang penuh tantangan karena terjadi disrupsi baik karena perkembangan teknologi dan akibat tekanan pandemi. Situasinya sedang bergejolak, situasi yang tidak pasti, situasi yang komplek dan serba tidak jelas. Beradaptasi agar mampu memprediksi dan mengantisipasidengan baik kondisi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) ini adalah kunci keberhasilan karir para wisudawan setelah keluar dari kampus," ungkap Didik.

Didik mengingatkan agar wisudawan senantiasa melakukan perubahan seperti metamorfosis kepompong menjadi kupu-kupu, ada perubahan bentuk struktur, perubahan pergerakan dan perubahan fokus. Perubahan-perubahan ini juga yang harus menjadi prioritas wisudawan untuk menghadapi dunia nyata.

"Situasi yang begitu tidak jelas ini, harus dihadapi dengan kemampuan beradaptasi yang tinggi. Charles Darwin sudah membuktikan bahwa di alam ini bukan mahluk yang terbesar, terkuat yang bisa bertahan tetapi yang mampu beradaptasi dengan perubahanlah yang akan bertahan. Wisudawan harus tangkas dan lincah untuk selalu berubah menyesuaikan situasi disruptif yang ada", ujar Didik.

Dari sinilah kemudian, kata Didik, pengurus IKAFE Unair menyambut para wisudawan dengan tangan terbuka. 

"Teriring doa, agar kita mampu membawa harum nama kampus, membuat nama Universitas Airlangga semakin terpandang, tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Semoga kita bisa membawa kemanfaatan keilmuan untuk diri, keluarga dan juga negara kita. Jaga nama baik kampus dan selamat datang di dunia nyata," pungkasnya sambal mengajak wisudawan yel bersama 'FEB Satu Unair Hebat'. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.