Rabu, 21 Okt 2026 09:37 WIB

Mutasi Pejabat, DPRD Surabaya: Wali Kota Harus Berprinsip The Right Man on The Right Place

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Jul 2023 09:41 WIB
Imam Syafii Anggota Komisi A DPRD Surabaya
Imam Syafii Anggota Komisi A DPRD Surabaya

selalu.id - DPRD Surabaya mengingatkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mempunyai prinsip dalam melakukan mutasi pejabat Pemerintah Kota dengan 'the right man on the right place' atau orang yang layak di tempat yang tepat.

"Saya mengingatkan ke Pak Wali Kota, sekali lagi kalau melakukan mutasi harus dasarnya itu kan The Right Man on The Right Place. Jangan sampai kemudian, ada orang tidak layak diberi tempat yang bagus. Sebaliknya orang-orang yang layak tidak diberi tempat yang bagus," kata Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi'i kepada selalu.id, Rabu (6/7/2023).

Diketahui Wali Kota Eri Cahyadi rencananya bakal melakukan rotasi 5 pejabat Pemkot Surabaya. Terutama Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD) di sejumlah Dinas. Salah satunya Diskominfo dan Dinkopdag yang masih belum terisi.

Meski begitu, menurut Imam rotasi atau mutasi yang sering dilakukan Wali Kota Eri memang meruapakan hal yang biasa. Tetapi seharusnya penyegaran pejabat harus berdasarkan prestasi.

Terlebih lagi, Imam kembali mengingatkan seharusnya Wali Kota Eri merekomendasikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) terhadap Lurah dan Camat.

Imam mengatakan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa, selain penyegaran seharusnya berdasarkan prestasi. Seperti Lurah-Camat yang memiliki kinerja bagus, inovatif dan kreatif.

"Kok ternyata yang diusulkan kenaikan pangkat luar biasa kok bukan ASN yang langsung frontline dengan masyarakat contohnya Lurah-Camat," ungkapnya.

Padahal, dirinya menilai bahwa Lurah Camat mereka garda terdepan pelayanan publik Pemkot Surabaya.

"Yang terus terang sangat berkeringat hari-hari ini. Kok malah yang diusulkan kenaikan pangkat luar biasa dua assisten," jelasnya.

Imam pun mempertanyakan usulan Eri Cahyadi yang merekomendasikan KPLB kepada Asisten 1 (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Erna Purnawati dan Asisten 3 (Asisten Administrasi Umum) Febria Rachmanita.

"Asisten dua bu Erna dan Bu Feni. Mereka memang baik tapi ndak istimewa. Harusnya betul-betul istimewa, nah ukurannya apa? Ada inovasinya nggak? Kreatif nggak?" pungkasnya.

Di sisi lain, informasi yang didapat selalu.id, beredar kabar bahwa bahwa rotasi atau mutasi lima pejabat lebih yang akan dilakukan oleh Wali Kota Eri Cahyadi, salah satunya tidak menutup kemungkinan salah satu pejabat Asisten yang akan turun jabatan sebagai Staf Ahli Pemkot Surabaya.

Diketahui pula beredar informasi ada empat Kepala Dinas yang mengikuti uji kompetensi seiring kabarnya rotasi mutasi pejabat, yakni Kadiskominfo Muhammad Fikser, Kasatpol PP Eddy Christijanto, Kadispendukcapil Agus Imam Sonhanji, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dedik Irianto, dan Staf Ahli Afgani Wardana. (Ade)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.