Selasa, 03 Feb 2026 04:39 WIB

Hamil 7 Minggu, Satu Jemaah Haji Wanita Tak Diizinkan Berangkat ke Tanah Suci

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Jun 2023 13:02 WIB
Ilustrasi ibadah haji
Ilustrasi ibadah haji

Selalu.id - Seorang wanita Jemaah Haji asal Kediri, Jawa Timur, tidak diperbolehkan berangkat ke tanah suci. Setelah dinyatakan positif hamil.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram mengatakan jemaah haji berisinial SM dari kloter 30 itu, yang datang pada Minggu, 4 Juni 2023 lalu, dinyatakan hamil berdasarkan hasil pemeriksaan urin untuk wanita usia subur.

Baca Juga: Urutan Kloter Haji Jatim Ditetapkan, Probolinggo Berangkat Paling Awal

"Setelah dilakukan pemeriksaan kehamilan oleh tim kesehatan, diketahui jemaah haji wanita dengan inisial SM kloter 30 asal Kabupaten Kediri ini usia kehamilannya 7 minggu," kata Rabu, (7/6/2023).

Husnul Maram menjelaskan bahwa wanita hamil yang kurang dari 14 minggu atau lebih 26 minggu tidak diperbolehkan berangkat haji.

Hal itu berdasarkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istithaah kesehatan jemaah haji yang hamil sesuai syarat yang dianjurkan tidak memenuhi kemampuan ibadah haji aspek kesehatan (Istithaah) kesehatan.

Baca Juga: Melahirkan di Masjidil Haram, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

"Berdasarkan aturan tersebut, Ibu SM tidak memenuhi istithaah kesehatan jemaah haji, maka beliau ditunda keberangkatannya tahun ini," terangnya.

Hingga kini, kata Husnul, hanya satu jemaah haji wanita asal Jamaah tunda berangkat karena hamil. Ia juga menyebut, total 14.634 jemaah haji asal jatim sudah diberangkatkan.

Baca Juga: Insiden Kapal Tenggelam, Puluhan Jemaah Haji Bali Pilih Gunakan Jalur Udara

“Alhamdulillah, Jawa Timur Selasa (6/6) pagi ini sudah memberangkatkan 33 kloter dengan total 14.634 orang atau sudah sekitar 40 persen” jelasnya.

Diketahui, hari ini, keberangkatan kloter terakhir dari gelombang pertama. Sekaligus kedatangan kloter pertama dari gelombang kedua. Kemudian Kloter pertama gelombang kedua akan berangkat besok Kamis (8/6) langsung ke Jeddah menggunakan pakaian ihram.  (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.