Sabtu, 20 Jul 2024 19:10 WIB

Hamil 7 Minggu, Satu Jemaah Haji Wanita Tak Diizinkan Berangkat ke Tanah Suci

  • Reporter : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Jun 2023 13:02 WIB
Ilustrasi ibadah haji

Ilustrasi ibadah haji

Selalu.id - Seorang wanita Jemaah Haji asal Kediri, Jawa Timur, tidak diperbolehkan berangkat ke tanah suci. Setelah dinyatakan positif hamil.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram mengatakan jemaah haji berisinial SM dari kloter 30 itu, yang datang pada Minggu, 4 Juni 2023 lalu, dinyatakan hamil berdasarkan hasil pemeriksaan urin untuk wanita usia subur.

Baca Juga: Satu Jemaah Haji Asal Jombang Meninggal di Pesawat

"Setelah dilakukan pemeriksaan kehamilan oleh tim kesehatan, diketahui jemaah haji wanita dengan inisial SM kloter 30 asal Kabupaten Kediri ini usia kehamilannya 7 minggu," kata Rabu, (7/6/2023).

Husnul Maram menjelaskan bahwa wanita hamil yang kurang dari 14 minggu atau lebih 26 minggu tidak diperbolehkan berangkat haji.

Hal itu berdasarkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istithaah kesehatan jemaah haji yang hamil sesuai syarat yang dianjurkan tidak memenuhi kemampuan ibadah haji aspek kesehatan (Istithaah) kesehatan.

Baca Juga: Timwas DPR RI Desak Pemerintah Perhatikan Keluhan Jemaah Haji Indonesia

"Berdasarkan aturan tersebut, Ibu SM tidak memenuhi istithaah kesehatan jemaah haji, maka beliau ditunda keberangkatannya tahun ini," terangnya.

Hingga kini, kata Husnul, hanya satu jemaah haji wanita asal Jamaah tunda berangkat karena hamil. Ia juga menyebut, total 14.634 jemaah haji asal jatim sudah diberangkatkan.

Baca Juga: Pemerintah Jajaki Peluang BUMN Ekspor Bahan Baku Makanan Jemaah Haji

“Alhamdulillah, Jawa Timur Selasa (6/6) pagi ini sudah memberangkatkan 33 kloter dengan total 14.634 orang atau sudah sekitar 40 persen” jelasnya.

Diketahui, hari ini, keberangkatan kloter terakhir dari gelombang pertama. Sekaligus kedatangan kloter pertama dari gelombang kedua. Kemudian Kloter pertama gelombang kedua akan berangkat besok Kamis (8/6) langsung ke Jeddah menggunakan pakaian ihram.  (Ade)

Editor : Ading