Senin, 02 Feb 2026 16:34 WIB

Cegah Penyakit Menular, Pemkot Surabaya Vaksinasi Ternak dan Satwa KBS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jun 2023 15:25 WIB
ilustrasi hewan ternak
ilustrasi hewan ternak

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan vaksinasi pada hewan, khususnya pada ternak.

DKPP Surabaya juga menyebut bahwa pihaknya juga tak hanya melakukan pada hewan ternak saja, namun juga dengan satwa yang ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan penyuntikan vaksin tersebut guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular atau Lumpy Skin Disease (LSD).

Baca Juga: Tiket KBS Berpotensi Naik 2026, Manajemen Ajukan Skema Rp20–25 Ribu

Antiek mengatakan penyakit LSD itu yakni dengan munculnya pada benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung dan perut. Saat ini Pemkot Surabaya telah mendapatkan ratusan jatah vaksin untuk diberikan kepada peternak dan KBS. Namun, kata dia, jumlah tersebut masih kurang, sehingga pihaknya saat ini mengajukan pengadaan vaksinasi ke pusat.

"Untuk vaksin LSD kita dapat 200 dosis, untuk kebun binatang 60 dosis. Sisanya 140 dosis kita mulai minggu depan. Kita lagi minta tambahan 350 dosis lagi," kata Antiek saat dihubungi Selalu.id, Senin (5/6/2023).

Sambil menunggu tambahan vaksin tersebut, Pemkot Surabaya melakukan pengecekan setiap pada ternak jika ditemukan adanya ternak yang terinfeksi LSD. Jika ditemukan, lanjut Antiek, pihaknya akan segera memisahkan ke ternak lain atau ditempatkan dalam karantina yang sudah disediakan.

Karantina itu tentunya untuk mencegah penyebaran penyakit ke sapi lain yang masih sehat. Lebih lanjut Antiek menjelaskan untuk pemberian vaksinasi kepada sapi diberikan satu dosis tiap hewan. Ia pun menegaskan vaksinasi LSD ini hanya untuk ternak dan satwa yang ada di KBS saja. Artinya, vaksinasi ini bukan untuk hewan kurban yang akan disembelih pada waktu Idul Adha nanti.

Baca Juga: Target 200 Ribu Pengunjung, KBS Siapkan Skema Parkir Darurat

"Hewan yang divaksin untuk ternak, yang dipelihara. Kalau mau disembelih tidak untuk divaksin. Karena hewan untuk kurban harus memenuhi syarat sehat," ujarnya.

Ia menjelaskan alasan hewan kurban tidak diberikan vaksin LSD ini. Karena dikhawatirkan ada sisa vaksin saat dikonsumsi manusia dan bisa menimbulkan masalah baru.

"Kalau divaksin terus dipakai kurban justru ditakutkan ada residunya. Itu bahaya untuk manusia kalau dimakan," jelasnya.

Baca Juga: KBS Gelar Program Libur Nataru, Tiket Masuk Tetap Rp15 Ribu

Dengan demikian, DKPP memastikan, hewan kurban yang dijual di Surabaya dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat. Ada pun pemeriksaan hewan kurban oleh pejabat veteriner dan mendapat surat keterangan sehat dari daerah asal sesuai surat edaran dan SOP dari Pemprov Jatim.

"Mendatangkan hewan harus ada surat keterangan sehat dari pejabat veteriner daerah asal," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.