Selasa, 17 Feb 2026 03:52 WIB

Profesor Unair Ciptakan Permen Kunyah untuk Ibu Hamil dari Air Kelapa dan Tulang Ikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Apr 2023 17:31 WIB
Bone Kal
Bone Kal

Selalu.id - Peneliti Kesehatan dari Universitas Airlangga (Unair) menciptakan inovasi permen kunyah sebagai pengganti suplemen ibu hamil bernama Bone Kal yang mengandung nutrisi untuk tumbuh kembang janin.

Bone Kal mengandung nutrisi berupa mikronutrien seperti kalium dan kalsium yang baik untuk ibu hamil, bila dua komponen nutrisi ini kurang, ibu hamil dapat berisiko mengalami keguguran, pertumbuhan janin yang tidak optimal, bahkan kecacatan. 

Oleh karenanya, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair Prof Annis Catur bersama timnya menciptakan Bone Kal, terinspirasi dari kebiasaan ibu hamil Suku Dayak Kalimantan yang gemar mengonsumsi air kelapa.

Prof Annis menjelaskan bahwa permen kunyah tersebut dibuat dari kalium yang terkandung dalam air kelapa dan kalsium yang ada pada tulang ikan.

Melihat kebiasan ibu hamil suku Dayak minum air kelapa itu kerena supaya ketubannya bersih. Prof Annis menyebut mereka bisa meminum air kelapa dalam satu hari sebanyak 400-600 ml.

“Tapi masalahnya, mereka (ibu hamil suku Dayak) tidak bisa menghabiskan air kelapa tersebut. Kedua, mencari kelapa juga susah, mereka harus bergerak ke berbagai tempat,” kata Annis, Selasa (24/4/2023).

Kemudian, Prof Annis bersama timnya memikirkan dan ingin mewujudkan konsumsi nutrisi ibu hamil dalam bentuk yang lebih praktis.

“Makanya kami ambil limbah air kelapa dan tulang ikan. Limbah itu yang kami manfaatkan, bersihkan, dan olah,” ujarnya.

Lebih lanjut peneliti functional food pun menceritakan ada beberapa proses yang harus dilalui dalam pembuatan permen kunyah tersebut.

Pertama, tulang ikan yang sudah terkumpul harus di-presto, dikeringkan, lalu diproses menjadi tepung. Ia mengaku, proses tersebut mudah dilakukan karena dia memiliki mini pabrik pengolahan tepung.

Kedua, pengolahan limbah air kelapa menjadi serbuk menggunakan teknologi spread dryer. Tahapan tersebut cukup sulit karena ia tidak memiliki teknologi spread dryer sehingga ia harus pergi ke sebuah tempat untuk melakukan proses tersebut.

“Air kelapa jadi serbuk, tulang ikan jadi serbuk, lalu kami jadikan satu. Kita press dan berikan rasa supaya enak, yaitu rasa mint. Jadilah permen kunyah. Ke depannya, kami akan mengembangkan permen kunyah ini sesuai peruntukannya. Bentuk tablet untuk orang dewasa dan bentuk gummy untuk anak-anak," jelasnya.

Sebab itu, ibu hamil membutuhkan suplementasi untuk mengurangi risiko kekurangan gizi.

"Suplementasi sudah banyak dilakukan dalam bentuk kapsul atau tablet. Tapi, harganya mahal dan daya terimanya kurang enak. Contohnya tablet tambah darah, itu kurang nyaman, mual, dan bau amis sehingga tidak optimal. Karena itu, masalah daya terima menjadi penting agar ibu hamil dapat mengonsumsi suplemen dengan aman," jelasnya.

Apalagi, dirinya berupaya untuk memanfaatkan teknologi dan sumber daya alam yang ada untuk membuat permen kunyah sebagai pengganti suplemen ibu hamil.

“Permen kunyah ini bukan permen biasa seperti umumnya. Permen kunyah ini mengandung zat-zat gizi yang ibu hamil butuhkan. Kenapa kami buat seperti permen kunyah? Karena kenyataannya masih banyak orang yang sulit minum suplemen. Kalau permen kunyah itu bisa diemut, lalu dikunyah dalam mulut dan daya terimanya nyaman,” tutupnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Apa Sih Makna Filosofis Imlek di Tahun Kuda Api 2026, Ini Penjelasan Dosen UK Petra

Dosen Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, Dr Olivia menyebut Imlek sebagai titik balik untuk memperbaiki diri dan mempererat relasi.

Buruan Daftar! SIER Gelar Program Mudik 2026, Begini Caranya

Pada mudik tahun ini, SIER menyiapkan sejumlah rute strategis yang menjangkau berbagai wilayah di Jawa Timur

Potret Warga Binaan Lapas Mojokerto Bersih-bersih Masjid Sambut Ramadan

Sebanyak 15 pegawai Lapas Kelas IIB Mojokerto diterjunkan, dibantu oleh empat warga binaan yang telah melalui proses pembinaan serta pengawasan yang ketat.

Universitas Muhammad Seruji Jember Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Unggul

Sebanyak 196 mahasiswa dari enam fakultas resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam prosesi yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh rasa syukur.

Harga Ayam di Surabaya Naik saat Imlek dan Jelang Ramadan, DPRD Minta RPU Dimaksimalkan

Kondisi tersebut berisiko menekan stok di pasaran dan memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Gila, Paman-Bibi di Surabaya Aniaya Balita 4 Tahun Hingga Terluka dan Kelaparan

Akibat ulah sang paman dan bibinya itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya bahkan sampai rambutnya botak.