Jumat, 09 Okt 2026 18:42 WIB

Peduli Sesama, Wakapolres Cantik ini Sambangi Dua Nenek Kakak Beradik di Lamongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Agu 2020 20:38 WIB
Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat mengunjungi dua nenek kakak beradik.
Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat mengunjungi dua nenek kakak beradik.

Surabaya (selalu.id) - Dua nenek kakak beradik di Kedungpring, Lamongan ini tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika mendapat bantuan dari polisi. Selama sakit, kedua nenek itu menggantungkan hidupnya dari bantuan tetangga.

Baca Juga: Kapolri Rombak Pati, Irjen Dekananto Jabat Kapolda Jatim

Sang kakak bernama Sumiati (81) yang sudah sekitar lima tahun tidak bisa melihat dan tidak bisa berjalan. Selama hidupnya Sumiati belum pernah menikah. Dan semenjak sakit, dia menggantungkan hidupnya dari bantuan tetangga.

Sedangkan sang adik bernama Supinah (71), selama ini sering pusing dan sakit lambung. Meski begitu, dia masih bisa membantu kakaknya dalam menjalankan hidup sehari-hari. Supinah telah ditinggal suaminya meninggal dan anaknya hanya bekerja sebagai kuli bangunan di luar kota.

Kakak beradik ini hidup dalam kemiskinan di rumah masing-masing, tapi bersebelahan di sebuah lahan perkebunan. Rumah keduanya pun hanya terbuat dari bambu dan seng.

Wakapolres mengusap keringat salah satu nenekWakapolres mengusap keringat salah satu nenek

Sumiati dan Supinah menangis haru saat didatangi Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas dan rombongan. Apalagi ketika Ferra dan rombongan polwan memberikan sejumlah bantuan untuk keduanya.

Ferra mengatakan, dalam rombongannya itu dia juga membawa seorang dokter untuk mengecek kesehatan kedua nenek tersebut. Juga membawa sejumlah bantuan yang khusus diberikan kepada mereka.

"Bantuan sosial ini kami lakukan dalam rangka rangkaian kegiatan HUT Polwan ke-72," ungkap Ferra.

Saat itu, Ferra menyerahkan bantuan berupa kursi roda untuk Sumiati, kasur, bantal dan guling juga badcover. Selain itu Ferra memberikan perlengkapan alat makan, pakaian, selimut hingga paket sembako berisi beras, minyak goreng, mie instan dan telor ayam.

"Kami berikan kursi roda karena melihat Ibu Sumiati tidak pernah keluar rumahnya. Kami berikan kursi roda agar Ibu Sumiati bisa menghirup udara segar," tutur Ferra.

Wakapolres Lamongan memberikan bingkisan untuk dua nenek kakak beradikWakapolres Lamongan memberikan bingkisan untuk dua nenek kakak beradik

Alumni AKPOL Tahun 2005 ini juga memberikan selimut agar Sumiati dan Supinah tidak kedinginan ketika malam datang. Sebab kakak adik itu tinggal di rumah anyaman bambu yang sudah banyak berlubang.

"Melihat keadaan kedua ibu ini, kita harus bersyukur dengan keadaan kita sekarang. Sebab ternyata masih banyak orang yang jauh kurang beruntung dibanding kita," tambahnya.

"Saya sudah dua kali ini mengunjungi mereka. Mungkin apa yang saya berikan tidak banyak membantu mereka. Namun saya berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka," tandas polisi cantik asli Surabaya ini. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Kapolda Jatim Irjen Dekananto: Polri Harus Dekat dengan Masyarakat!

Ke depannya, Deka menegaskan seluruh jajaran Polda Jatim harus lebih dekat dan bergandengan tangan dengan masyarakat. 

Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Penyelesaian akses jalan sepanjang sekitar 350 meter itu dikejar agar bisa digunakan masyarakat sebelum libur Tahun Baru 2027.

DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

DPRD Jatim juga menuntut adanya mekanisme keberatan yang jelas bagi pegawai yang merasa hasil evaluasinya tidak akurat.

Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

Penanaman manggis ini juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu. 

Penutupan Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk Lumpuhkan Ekonomi Warga

Hal itu dirasakan Mbah Sawi, lansia yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat keliling ini mengaku perekonomian keluarganya makin terseok-seok.

DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Drainase publik memiliki fungsi untuk mengalirkan air hujan, bukan menjadi tempat pembuangan limbah kegiatan usaha.