Sabtu, 29 Agu 2026 15:38 WIB

Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat meresmikan Polresta Tuban. (Dok. Humas Polda Jatim).
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat meresmikan Polresta Tuban. (Dok. Humas Polda Jatim).

selalu.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto secara resmi mengukuhkan peningkatan status Polres Tuban menjadi Polresta Tuban. 

Peresmian ditandai dengan upacara pengukuhan, penandatanganan prasasti, serta pelantikan pimpinan baru di Markas Polresta Tuban, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Peningkatan status ini didasari Surat Keputusan Kapolri Nomor Kep/523/IV/2026 tanggal 13 April 2026, sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan Kabupaten Tuban sebagai kawasan strategis nasional. Hal ini ditandai dengan meningkatnya investasi, aktivitas pelabuhan, serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menegaskan perubahan ini bukan sekadar administratif atau simbol kelembagaan, melainkan disertai konsekuensi nyata berupa penguatan kapasitas organisasi, sarana prasarana, serta kualitas sumber daya manusia. 

Seluruh langkah tersebut harus bermuara pada pelayanan publik, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional serta berkeadilan.

"Dengan status baru ini berarti beban tugas dan tanggung jawab semakin kompleks. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, mempercepat penanganan gangguan keamanan, serta menyempurnakan pelayanan yang Presisi, humanis, dan berkeadilan," tegas Irjen Nanang. 

Baca Juga: Polda Jatim Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak agar Tak Terprovokasi Kericuhan

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada AKBP Alaiddin atas dedikasinya selama memimpin Polres Tuban, sekaligus melantik Kombes Pol Jazuli Dani Irawan sebagai Kapolresta Tuban pertama. 

Kepada pimpinan baru, ia berinstruksi segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah, menyusun penataan organisasi sesuai skala prioritas, serta melanjutkan fondasi kerja yang telah terbangun.

Irjen Nanang menekankan pentingnya soliditas internal dan penguatan sinergi dengan Forkopimda, TNI, tokoh masyarakat, serta dunia usaha. Hal ini sejalan dengan semangat "Jogo Jatim" untuk menjaga stabilitas daerah.

Baca Juga: Polri Perkuat Pengamanan Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang

"Kebijakan harus berorientasi jangka panjang dan meninggalkan warisan keamanan yang kuat. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci agar Tuban tetap kondusif, sejalan dengan cita-cita mewujudkan Jawa Timur yang aman, tenteram, dan makmur," ungkapnya.

Pihaknya berharap peresmian ini menjadi tonggak baru bagi Polresta Tuban dalam memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi seluruh masyarakat. 

“Semoga pengukuhan ini menjadi awal yang baik bagi Polresta Tuban untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang semakin optimal kepada masyarakat,” ujar Irjen Nanang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya telah memeriksa dua korban dugaan kekerasan seksual dan pelecehan yang diduga dilakukan Son Sung Kyung.

Jawab Tantangan Era Mobil Listrik, Organda Surabaya Siapkan Skema DP Nol untuk Pemilik Angkot

Organda tengah menyiapkan terobosan agar pemilik angkutan kota bisa memiliki kendaraan listrik dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.

Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Ning Ita, mengatakan capaian ini merupakan buah dari komitmen yang dibangun secara konsisten sejak periode pertama hingga periode kedua kepemmimpinannya.

Niat Kembalikan NU Seperti Dulu, Caketum PBNU Gus Kikin Ketengahkan Dokumen Asas Awal

Gus Kikin menyebut telah ditemukan kembali dokumen asas awal pertama NU didirikan dan sekitar tiga tahun lalu telah diterbitkan dalam bentuk buku.

Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

Ajang tersebut diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali.

Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

Perubahan pola konsumsi masyarakat membuat kemampuan promosi menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha, terutama melalui media sosial.