Senin, 03 Agu 2026 17:04 WIB

Konsumsi Gas Rumah Tangga dan UMKM Meningkat 15 Persen Saat Ramadan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Mar 2023 21:30 WIB
General Manager Sales & Operation III PGN, Edi Armawiria
General Manager Sales & Operation III PGN, Edi Armawiria

Selalu.id - Salah satu hal yang tidak dipisahkan dari tradisi puasa Ramadan di Indonesia adalah justru kenaikan aktivitas kuliner. Dengan demikian kenaikan aktivitas kuliner itu memicu peningkatan konsumsi bahan bakar gas untuk rumah tangga (RT) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena ritme aktifitas memasak masyarakat yang meningkat.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales & Operation Region III mencatat, ada peningkatan konsumsi gas sebesar 10 persen hingga 15 persen di sektor RT maupun UMKM, terutama yang bergerak di bidang makanan selama momen Ramadan dan Lebaran ini.

General Manager Sales & Operation III PGN, Edi Armawiria mengatakan, rata-rata konsumsi gas PGN di sektor RT pada hari normal mencapai 12 - 13 m3/bulan per pelanggan atau setara 12 kg tabung gas. Sedangkan konsumsi gas UMKM sekitar 50 m3/bulan per UMKM.

"Pada saat Ramadan sekarang ini sudah mulai ada kenaikan, baik segmen UMKM khususnya bidang makanan dan minuman, serta RT karena umumnya rumah tangga aktif memasak untuk persiapan sahur dan buka," jelasnya dalam Sosialisasi Rencana Kerja Media Komunikasi Publik di Surabaya, Rabu (29/3/2023).

Selain itu, lanjutnya, kenaikan konsumsi gas juga terjadi pada sektor industri terutama berbasis makanan yang umumnya mulai menggenjot produksinya sebelum ada libur Lebaran.

"Semua kegiatan akan meningkat ketika Ramadan, tetapi pada saat H-7 Lebaran biasanya konsumsi gas justru agak menurun karena industri banyak yang libur," imbuhnya.

Edi menambahkan, untuk memastikan suplai gas ke konsumen melalui jaringan PGN terjamin, pihaknya telah menyiapkan program siaga PGN yang telah dimulai sejak awal Ramadan.

"Setiap hari besar keagamaan, maupun momen tahun baru, kami lakukan siaga khusus untuk menjamin penyediaan energi karena gas ini juga digunakan untuk rumah tangga, industri dan transportasi. Siaga dilakukan dengan pengecekan jaringan, perbaikan, dan pemantauan agar tidak ada gangguan dalam suplainya," imbuhnya.

Khusus saat H-7 sampai H+7, akan ditingkatkan lagi karena kebutuhan gas trasportasi dengan kebutuhan BBM transportasi berbalik. "H-7 sudah mulai turun, siaga lebih pada menjaga ketahanan infrastruktur karena konsumsi menurun," pungkasnya.

Baca Juga: PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.