Kamis, 04 Jun 2026 15:54 WIB

10 Sineas Berhasil Menjuarai Festival Film Dokumenter 'New Normal' Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Agu 2020 09:58 WIB
Para pemenang Festival Film Dokumenter Jawa Timur saat menerima hadiah
Para pemenang Festival Film Dokumenter Jawa Timur saat menerima hadiah

Surabaya (selalu.id) - Sebuah perhelatan festival film kontekstual yang menggambarkan kondisi saat ini baru saja selesai. Bertajuk Festival Film Dokumenter 'New Normal' Sebuah festival yang mencoba menangkap, mengolah dan mengarsip fenomena sosial tatanan kenormalan baru dalam menghadapi pandemi covid-19.

Dalam waktu kurang dari satu bulan, 23 karya dari para filmmaker seluruh Jawa Timur diikutsertakan dalam festival ini. Hal ini membuktikan tingkat antuasisme yang tinggi di kalangan filmmakers Jawa Timur. 

Pendeknya periode batas penerimaan karya, tidak membuat surut Langkah mereka untuk mengapresiasi perhelatan ini.

Ketua pelaksana festival film, Irfan Akbar Prawiro mengatakan, tingginya antusias para  penggiat film di Jawa Timur diharapkan memberikan warna pada dunia film dokumenter.

Bertempat di Kantor Dewan Kesenian Jawa Timur, Jl Genteng Kali 85 Surabaya, Dalam sambutannya saat malam penganugerahan hari kamis malam 20 Agustus 2020, Ketua Pelaksana, Irfan Akbar Prawiro mengatakan, 

"Kami menyampaikan Terima kasih kepada Kawan-kawan Sineas Jawa Timur yang sudah terlibat, dan Juri yang mengapresiasi juga mengkurasi, serta Semua Presidium dan Pengurus DK Jatim yang mensuport kami. Semoga kedepan ekosistem perfilman di Jawa timur semakin membaik," ujarnya saat memberi sambutan di malam penganugerahan festival film di di Kantor Dewan Kesenian Jawa Timur, Jl Genteng Kali 85 Surabaya, (20/8/2020).

Ketua Persidium, Taufik Hidayat, berpendapat bahwa para sineas di Jawa Timur sangat peka dengan kondisi lingkungan sekitar dengan memfilmkan kehidupan masyarakat saat pandemi Covid-19.

"Ini sesuatu hal yang sangat menarik dan luar biasa, karena Teman-teman Sineas Jawa Timur masih banyak yang susah payah karena pandemi ini, dan Departemen film DK Jatim punya strategi khusus dengan menjembatani melalui festival film dokumenter Jawa Timur 2020," ujarnya.

Hamsyiral Ihsan dari Asosiasi Dokumenteris Nusantara korda Surabaya, yang merupakan salah satu juri menyatakan even semacam ini diperlukan untuk merangsang tumbuhnya para sineas muda di Jawa Timur 

"Perlu diperbanyak festival seperti ini, sehingga kedepannya secara kualitas perkembangannya terlihat dengan jelas. Tentu saja alangkah baiknya ini direspon dan didukung Pemerintah daerah." Sarannya.

Proses kurasi dinilai oleh 3 juri yakni Tonny Trimarsanto (Ketua Asosiasi Dokumenteris Nasional dan pembuat film dokumenter), Yuda Kurniawan (Dokumenteris peraih piala FFI 2018), dan Hamsyirak Ihsan (Ketua Asosiasi Dokumenteris Nasional Korda Surabaya Raya). Hasil penilaian memunculkan 10 film terbaik dan pemenang juara untuk beberapa kategori diantaranya:

1. Film Terbaik I diraih oleh Komunitas Kita Tulungagung dengan judul film Cimplung – Sosial, Ekonomi, Budaya

2. Film Terbaik II diraih oleh komunitas ILLUMI Visual dengan judul film Paradigma

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

3. Film Terbaik III diraih oleh komunitas Singiden Project dengan judul Pleidoi Panggung Hiburan

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

4. Dokumenteris Terbaik diraih oleh Ryan Herdiansyah dengan judul film Paradigma

5. Editor Terbaik diraih oleh Ardie C. Firsttiant dengan judul film Cimplung – sosial, ekonomi, budaya

Baca Juga: 5 Film Romantis yang Cocok Banget Ditonton Dengan Pasangan saat Weekend

6. Kameramen Terbaik diraih oleh Ardie C Firsttiant dan Endrita Agung dengan judul film Cimplung – ekonomi, sosial, budaya

Tiap kategori berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trophy dan sertifikat. Selain itu 10 film terbaik lainnya juga mendapatkan sertifikat. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.