Sabtu, 24 Okt 2026 00:46 WIB

Ini Jawaban Damri Soal Bus Listrik Bekas KTT G20 Berhenti Beroperasi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Jan 2023 21:24 WIB
Bus listrik bekas KTT G20
Bus listrik bekas KTT G20

selalu.id - Damri Cabang Surabaya angkat biacara terkait berhentinya beroperasi bus listrik. Disebutkan Alasan utamanya adalah karena evaluasi teknologi.

"Karena bus listrik ini kan produk baru dan murni karya anak bangsa sehingga Perlu dilakukan evaluasi terhadap kendaraan itu termasuk teknologinya," kata General Manajer Damri cabang Surabaya, Yulianto, Selasa (10/1/2023). Meski saat ini juga sedang melakukan pembaruan kontrak oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebab, kontrak telah habis Desember 2022. Sehingga, harus diperbarui setiap satu tahun.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

"Sebetulnya dari perencanaan awal, kontak per satu Satu Januari 2023 itu masih lanjut (beroperasi)," ujarnya.

Kata dia, pengoperasian itu memang masih tidak berlanjut. Dikarenakan, selain tanda tangan perpanjangan kontrak, bus sedang dilakukan evaluasi.

Jadi saat tanda tangan kontrak 2023, berisi hasil evaluasi. Nantinya, evaluasi tersebut adalah soal teknologi pada bus tersebut.

Apalagi, selama 12 hari beroperasi, ada sejumlah masalah, seperti bus mati di tengah jalan.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

"(Problem minor) iya salah satunya karena itu,"

Ia pun menyebut, proses evaluasi itu bekerja sama dengan Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT INKA untuk penyempurnaan bus listrik tersebut.

"Evaluasi pola operasional juga teknologi kendaran itu sendiri, harus diupgrade, kita kembalikan ke PT INKA dan kerja sama dengan dikti ITS. Kami kira itu ranahnya institusi itu," ujarnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Penyempurnaan itu, Yulianto menambahkan, Misalnya terkait dengan daya baterei pada bus, sebab bus tersebut untuk daya 100 persen bisa menempuh jarak 160 KM

"Padahal bus tersebut harus beroperasi 260 Km perhari,"pungkasanya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.