Senin, 07 Sep 2026 15:35 WIB

Ini Jawaban Damri Soal Bus Listrik Bekas KTT G20 Berhenti Beroperasi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Jan 2023 21:24 WIB
Bus listrik bekas KTT G20
Bus listrik bekas KTT G20

selalu.id - Damri Cabang Surabaya angkat biacara terkait berhentinya beroperasi bus listrik. Disebutkan Alasan utamanya adalah karena evaluasi teknologi.

"Karena bus listrik ini kan produk baru dan murni karya anak bangsa sehingga Perlu dilakukan evaluasi terhadap kendaraan itu termasuk teknologinya," kata General Manajer Damri cabang Surabaya, Yulianto, Selasa (10/1/2023). Meski saat ini juga sedang melakukan pembaruan kontrak oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebab, kontrak telah habis Desember 2022. Sehingga, harus diperbarui setiap satu tahun.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

"Sebetulnya dari perencanaan awal, kontak per satu Satu Januari 2023 itu masih lanjut (beroperasi)," ujarnya.

Kata dia, pengoperasian itu memang masih tidak berlanjut. Dikarenakan, selain tanda tangan perpanjangan kontrak, bus sedang dilakukan evaluasi.

Jadi saat tanda tangan kontrak 2023, berisi hasil evaluasi. Nantinya, evaluasi tersebut adalah soal teknologi pada bus tersebut.

Apalagi, selama 12 hari beroperasi, ada sejumlah masalah, seperti bus mati di tengah jalan.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"(Problem minor) iya salah satunya karena itu,"

Ia pun menyebut, proses evaluasi itu bekerja sama dengan Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT INKA untuk penyempurnaan bus listrik tersebut.

"Evaluasi pola operasional juga teknologi kendaran itu sendiri, harus diupgrade, kita kembalikan ke PT INKA dan kerja sama dengan dikti ITS. Kami kira itu ranahnya institusi itu," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Penyempurnaan itu, Yulianto menambahkan, Misalnya terkait dengan daya baterei pada bus, sebab bus tersebut untuk daya 100 persen bisa menempuh jarak 160 KM

"Padahal bus tersebut harus beroperasi 260 Km perhari,"pungkasanya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.