Senin, 02 Feb 2026 02:00 WIB

Ini Jawaban Damri Soal Bus Listrik Bekas KTT G20 Berhenti Beroperasi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Jan 2023 21:24 WIB
Bus listrik bekas KTT G20
Bus listrik bekas KTT G20

selalu.id - Damri Cabang Surabaya angkat biacara terkait berhentinya beroperasi bus listrik. Disebutkan Alasan utamanya adalah karena evaluasi teknologi.

"Karena bus listrik ini kan produk baru dan murni karya anak bangsa sehingga Perlu dilakukan evaluasi terhadap kendaraan itu termasuk teknologinya," kata General Manajer Damri cabang Surabaya, Yulianto, Selasa (10/1/2023). Meski saat ini juga sedang melakukan pembaruan kontrak oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebab, kontrak telah habis Desember 2022. Sehingga, harus diperbarui setiap satu tahun.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Sebetulnya dari perencanaan awal, kontak per satu Satu Januari 2023 itu masih lanjut (beroperasi)," ujarnya.

Kata dia, pengoperasian itu memang masih tidak berlanjut. Dikarenakan, selain tanda tangan perpanjangan kontrak, bus sedang dilakukan evaluasi.

Jadi saat tanda tangan kontrak 2023, berisi hasil evaluasi. Nantinya, evaluasi tersebut adalah soal teknologi pada bus tersebut.

Apalagi, selama 12 hari beroperasi, ada sejumlah masalah, seperti bus mati di tengah jalan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"(Problem minor) iya salah satunya karena itu,"

Ia pun menyebut, proses evaluasi itu bekerja sama dengan Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT INKA untuk penyempurnaan bus listrik tersebut.

"Evaluasi pola operasional juga teknologi kendaran itu sendiri, harus diupgrade, kita kembalikan ke PT INKA dan kerja sama dengan dikti ITS. Kami kira itu ranahnya institusi itu," ujarnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Penyempurnaan itu, Yulianto menambahkan, Misalnya terkait dengan daya baterei pada bus, sebab bus tersebut untuk daya 100 persen bisa menempuh jarak 160 KM

"Padahal bus tersebut harus beroperasi 260 Km perhari,"pungkasanya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.