Sabtu, 06 Jun 2026 18:20 WIB

Fakultas Kedokteran Unusa Gelar Internasional Guest Lecture

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Des 2022 16:35 WIB
Internasional Guest Lecture di Fakultas Kedokteran Unusa
Internasional Guest Lecture di Fakultas Kedokteran Unusa

selalu.id - Fakultas Kedokteran (FK) Unusa menggelar Internasional Guest Lecture dengan mengangkat Tema Translational Cardio-Metabolic in Medicine : from basic to clinic, Kamis (8/12) di Auditorium Unusa lantai 9 Unusa.

Dalam acara ini menghadirkan dua narasumber Prof Michio Shimabukuro, MD., PhD dari departemen of Diabetes, Endocrinalogy and metabolism fukushima Medical University Japan, dan dr Moch Faishal Riza Sp.JP(K)., FIHA dari Unusa.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Dalam sambutannya, Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie menjelaskan, melalui acara kuliah tamu ini menjadi kelebihan tersendiri karena bisa mengetahui ilmu baru yang ada di luar terlebih tentang pengetahuan dan teknologi. Disamping pengetahuan standart keilmuan yang dimiliki. Melalui kuliah tamu ini bisa tahu keilmuan lainnya.

"Sehingga kita bisa memiliki ilmu yang lebih untuk bisa memahami ilmu lainnya selain keilmuan kita yang dipelajari saat ini," ucap Jazidie.

Jazidie menjelaskan, saat ini kita dengan mudah untuk mendapatkan ilmu dari ilmuwan dunia dengan adanya teknologi.

"Kalau pada saya masih mahasiswa harus membeli bukunya untuk mempelajari ilmunya, dengan kemajuan teknologi ini membuat kita mendapatkan ilmunya dengan mudah," tuturnya.

Dalam materinya, Prof Michio menjelaskan pembagian dan analisis diabetes berdasarkan tipe yang dialami. Selain itu juga pengobatan yang dilakukan harus berdasarkan oleh tipe diabetes yang dialami.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Jadi harus dipastikan dalam pengobatan yang akan dilakukan bagi penderita diabetes," tuturnya.

Sedangkan, pentingnya mengontrol berat badan bagi penderita diabetes serta olahraga yang harus dilakukan.

"Jadi hidup sehat harus dilakukan oleh penderita diabetes," ungkap Michio.

Sedangkan, dr Riza menjelaskan, prevelensi penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia maupun dunia sekitar 17 juta orang atau sekitar 50 persen. Dimana enam persennya disebabkan jantung darah tinggi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Ada tiga penyakit faktor yang selalu pada tiga tertinggi, mulai darah tinggi, diet atau kuliner dan kolesterol ini yang harus diantisipasi pada dokter umum," ungkapnya.

Jantung koroner merupakan penyebab kematian pertama dari sekian penyakit jantung dari disabillity dan human suffering global.

"secara global Pada tahun 2000 kejadian penyakit jantung menurut stemi menurun kejadiannya, namun non stemi ini meningkat. Meskipun kita sudah mempelajari goldline dari dunia tapi tidak menurunkan tingkat kematian diseluruh dunia," ungkap Riza. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.