Kamis, 04 Jun 2026 16:44 WIB

Kabar Gembira! Pemkot Surabaya Tiadakan Pekerjaan Rumah (PR) Siswa SD dan SMP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 18:02 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membebaskan pelajar sekolah mulai SD hingga SMP tidak perlu lagi mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR). Pembebasan ini berlaku mulai 10 November mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh. Menurutnya penghapusan ini dilakukan untuk mengurangi beban pada anak. Disebutkan, waktu belajar bagi anak sudah banyak dilakukan di sekolah. Sehingga, mereka tak perlu lagi mempunyai beban jika pulang ke rumah.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Anak biar tidak terbebani di rumah, kalau orang tua tidak bisa mendampingi kan repot," ujar Yusuf, Rabu (19/10/2022).

Dengan begitu, anak-anak bisa membagikan waktunya untuk hal lain. Misal, bermain bersama teman, membantu orang tua, mengaji ataupun melakukan hobi mereka

"Di rumah misalnya, membantu orang tua, bersih-bersih itu kan pembentukan karakter juga," jelasnya.

Yusuf juga menyebut, jam belajar sekolah pun akan diterapkan sampai pukul 12.00 WIB. Tetapi, hal itu hanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Sampai jam 12 itu pembentukan pendidikan karakter, sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa penghapusan PR di Surabaya dirubah menjadi pembentukan karakter.

"Jadi kami, sebenarnya PR itu jangan membebani anak anak. Tapi saya rubah adalah PR itu pembentukan karakter, jiwa-jiwa karakter,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Diharapkan, anak-anak tidak terlalu terbebani pekerjaan sekolah yang berat dan terlalu banyak.

"Yang penting adalah pertumbuhan karakter mereka, 10 November hari pahlawan dimulai,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.