Kamis, 17 Sep 2026 10:55 WIB

Kabar Gembira! Pemkot Surabaya Tiadakan Pekerjaan Rumah (PR) Siswa SD dan SMP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 18:02 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membebaskan pelajar sekolah mulai SD hingga SMP tidak perlu lagi mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR). Pembebasan ini berlaku mulai 10 November mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh. Menurutnya penghapusan ini dilakukan untuk mengurangi beban pada anak. Disebutkan, waktu belajar bagi anak sudah banyak dilakukan di sekolah. Sehingga, mereka tak perlu lagi mempunyai beban jika pulang ke rumah.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Anak biar tidak terbebani di rumah, kalau orang tua tidak bisa mendampingi kan repot," ujar Yusuf, Rabu (19/10/2022).

Dengan begitu, anak-anak bisa membagikan waktunya untuk hal lain. Misal, bermain bersama teman, membantu orang tua, mengaji ataupun melakukan hobi mereka

"Di rumah misalnya, membantu orang tua, bersih-bersih itu kan pembentukan karakter juga," jelasnya.

Yusuf juga menyebut, jam belajar sekolah pun akan diterapkan sampai pukul 12.00 WIB. Tetapi, hal itu hanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

"Sampai jam 12 itu pembentukan pendidikan karakter, sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa penghapusan PR di Surabaya dirubah menjadi pembentukan karakter.

"Jadi kami, sebenarnya PR itu jangan membebani anak anak. Tapi saya rubah adalah PR itu pembentukan karakter, jiwa-jiwa karakter,"jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Diharapkan, anak-anak tidak terlalu terbebani pekerjaan sekolah yang berat dan terlalu banyak.

"Yang penting adalah pertumbuhan karakter mereka, 10 November hari pahlawan dimulai,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.