Jumat, 04 Sep 2026 13:20 WIB

Diduga Sopir Kurang Mahir Menyetir, Daihatsu Grand Max Seruduk Tiga Warung di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jul 2020 16:41 WIB
Kondisi warung usai diseruduk Grand Max
Kondisi warung usai diseruduk Grand Max

Surabaya (selalu.id) - Mobil jenis minibus Gran Max menyeruduk tiga warung di Jalan Lontar Batu 109, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisi warung rusak parah.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Gran Max nopol L 1020 HA tersebut dikemudikan oleh Mulyono (25) yang diketahui sebagai karyawan Rumah Makan (RM) Apung. Selain menabrak warung Grand Max juga menyeruduk satu motor.

Peristiwa ini tidak merenggut korban jiwa. Informasi yang dihimpun, Mulyono disuruh mengambil barang dengan mengendarai Gran Max.Diduga kurang mahir saat mengemudi mobil, saat baru keluar dari tempat kerjanya mobil mendadak mati.

Tiga warung yang diseruduk Gran Max rusak parahTiga warung yang diseruduk Gran Max rusak parah  

Kemudian oleh Mulyono dihidupkan lagi mobilnya dan salah menginjak pedal, sehingga begitu mobil jalan langsung nyelonong  menabrak warung.

"Awalnya mobil tidak bisa menyala. Tapi begitu menyala, mobil sampai kebablasan menabrak warung," kata Jessy Fang, pengguna jalan yang kebetulan melintas di TKP.

Sementara Agus Wahyudi, kerabat penjual es degan mengungkapkan, ada tiga warung yang berada di lokasi kejadian. 

Dari tiga warung tersebut, warung yang ada di tengah dalam keadaan kosong, warung nasi yang ditabrak Gran Max milik Rahmawati, dan warung es degan milik Imam.

"Kebetulan di kedua warung tidak ada pengunjung. warung es degan juga persiapan buka. Hanya saja motornya kebetulan di parkir depan warung nasi," ungkap Agus.

Kondisi Daihatsu Grand Max usai menyeruduk tiga warungKondisi Daihatsu Grand Max usai menyeruduk tiga warung  

Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri, Kompol Palma Fahlevi melalui anggotanya Aiptu Masno membenarkan kejadian kecelakaan itu dan tidak ada korban jiwa.

Mobil dikemudikan karyawan RM Apung dan saat itu hendak mengambil barang. Karena karyawan belum mahir mengemudi mobil menabrak warung. 

"Pengemudi mobil salah injak pedal. Niatnya menginjak pedal rem, tapi malah menginjak gas, sehingga menabrak warkop," kata Masno di tempat kejadian perkara (TKP). Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.