Senin, 19 Okt 2026 18:02 WIB

Diduga Sopir Kurang Mahir Menyetir, Daihatsu Grand Max Seruduk Tiga Warung di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Jul 2020 16:41 WIB
Kondisi warung usai diseruduk Grand Max
Kondisi warung usai diseruduk Grand Max

Surabaya (selalu.id) - Mobil jenis minibus Gran Max menyeruduk tiga warung di Jalan Lontar Batu 109, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisi warung rusak parah.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Gran Max nopol L 1020 HA tersebut dikemudikan oleh Mulyono (25) yang diketahui sebagai karyawan Rumah Makan (RM) Apung. Selain menabrak warung Grand Max juga menyeruduk satu motor.

Peristiwa ini tidak merenggut korban jiwa. Informasi yang dihimpun, Mulyono disuruh mengambil barang dengan mengendarai Gran Max.Diduga kurang mahir saat mengemudi mobil, saat baru keluar dari tempat kerjanya mobil mendadak mati.

Tiga warung yang diseruduk Gran Max rusak parahTiga warung yang diseruduk Gran Max rusak parah  

Kemudian oleh Mulyono dihidupkan lagi mobilnya dan salah menginjak pedal, sehingga begitu mobil jalan langsung nyelonong  menabrak warung.

"Awalnya mobil tidak bisa menyala. Tapi begitu menyala, mobil sampai kebablasan menabrak warung," kata Jessy Fang, pengguna jalan yang kebetulan melintas di TKP.

Sementara Agus Wahyudi, kerabat penjual es degan mengungkapkan, ada tiga warung yang berada di lokasi kejadian. 

Dari tiga warung tersebut, warung yang ada di tengah dalam keadaan kosong, warung nasi yang ditabrak Gran Max milik Rahmawati, dan warung es degan milik Imam.

"Kebetulan di kedua warung tidak ada pengunjung. warung es degan juga persiapan buka. Hanya saja motornya kebetulan di parkir depan warung nasi," ungkap Agus.

Kondisi Daihatsu Grand Max usai menyeruduk tiga warungKondisi Daihatsu Grand Max usai menyeruduk tiga warung  

Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri, Kompol Palma Fahlevi melalui anggotanya Aiptu Masno membenarkan kejadian kecelakaan itu dan tidak ada korban jiwa.

Mobil dikemudikan karyawan RM Apung dan saat itu hendak mengambil barang. Karena karyawan belum mahir mengemudi mobil menabrak warung. 

"Pengemudi mobil salah injak pedal. Niatnya menginjak pedal rem, tapi malah menginjak gas, sehingga menabrak warkop," kata Masno di tempat kejadian perkara (TKP). Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.