Minggu, 06 Sep 2026 04:34 WIB

Jawab Tantangan Dunia Kesehatan Masa Depan, Unusa Gelar Stadium Generale

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 17:28 WIB
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), M Nuh.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), M Nuh.

selalu.id - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar stadium Generale dengan mengambil tema menghadapi tantangan dan peluang pelayanan kesehatan masa depan dengan pemateri Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA yang merupakan ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

Dalam sambutannya Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie menjelaskan, masyarakat saat ini sudah banyak yang memperoleh pendidikan sehingga membuat tingkat pendidikan masyarakat Indonesia akan semakin meningkat kearah yang baik. Hal ini dibarengi dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Sehingga hal ini yang membuat tuntutan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat harus lebih baik," ungkapnya.

Kedepannya masyarakat tidak merasa puas jika melakukan perawatan di rumah sakit seperti saat ini. Namun masyarakat akan merasa puas dan nyaman jika menjalani perawatan di rumah.

"Dengan fasilitas kesehatan sama persis seperti yang diterima di rumah sakit," ucap Jazidie.

Sehingga Jazidie berharap wajah kesehatan yangbada di Indonesia akan semakin baik. Mulai dari dokter, perawat hingga pelayanan rumah sakit akan semakin baik.

"Kemajuan dunia kesehatan kita akan berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi seperti saat ini," ungkapnya.

Dalam materinya, Nuh menjelaskan pergeseran dalam dunia kesehatan semakin terlihat. Dimana peran teknologi yang pesat membuat pergeseran ini semakin terlihat.

"Dimana dahulu kita kalau mau mendaftar ke rumah sakit harus ke rumah sakit dengan waktu yang lama, tapi sekarang hanya dengan Handphone akan semakin mudah pasien tidak harus ke rumah sakit cukup daftar online semuanya bisa teratasi," ungkapnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Mantan mentri pendidikan dan kebudayan periode 22 Oktober 2009 hingga 20 Oktober 2014 ini menjelaskan pergeseran tersebut dimana masyarakat saat ini tidak ingin ribet dalam pelayanan kesehatan.

"Jadi kedepannya telemedicine akan dipilih masyarakat untuk konsultasi kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit," ungkap Nuh.

Nuh mengingatkan, untuk mahasiswa Kedokteran serta profesi atau perawat untuk tidak hanya menguasai ilmu yang ditekuni.

"Tapi juga mulai melek teknologi untuk bisa menghadapi kemajuan dalam dunia kesehatan," terangnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Dengan kondisi ini, Nuh menyebut jika kemajuan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa.

"Sehingga yang harus dikuasi bukan ilmu yang digeluti saat ini tapi juga harus bisa menguasai komunikasi yang baik bagi pasien agar pasien lebih tenang saat berkonsultasi tentang kesehatan," ucap pria asli Surabaya ini.

Pria kelahiran 17 Juni 1959 berharap mahasiswa Unusa kedepannya bisa menjawab tantangan kemajuan dalam dunia kesehatan dengan baik.

"Selain itu mahasiswa Unusa bisa menjadi duta healthy style bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya," terang Nuh. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.