Rabu, 21 Okt 2026 12:44 WIB

Jawab Tantangan Dunia Kesehatan Masa Depan, Unusa Gelar Stadium Generale

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 17:28 WIB
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), M Nuh.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), M Nuh.

selalu.id - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar stadium Generale dengan mengambil tema menghadapi tantangan dan peluang pelayanan kesehatan masa depan dengan pemateri Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA yang merupakan ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

Dalam sambutannya Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie menjelaskan, masyarakat saat ini sudah banyak yang memperoleh pendidikan sehingga membuat tingkat pendidikan masyarakat Indonesia akan semakin meningkat kearah yang baik. Hal ini dibarengi dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Baca Juga: Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

"Sehingga hal ini yang membuat tuntutan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat harus lebih baik," ungkapnya.

Kedepannya masyarakat tidak merasa puas jika melakukan perawatan di rumah sakit seperti saat ini. Namun masyarakat akan merasa puas dan nyaman jika menjalani perawatan di rumah.

"Dengan fasilitas kesehatan sama persis seperti yang diterima di rumah sakit," ucap Jazidie.

Sehingga Jazidie berharap wajah kesehatan yangbada di Indonesia akan semakin baik. Mulai dari dokter, perawat hingga pelayanan rumah sakit akan semakin baik.

"Kemajuan dunia kesehatan kita akan berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi seperti saat ini," ungkapnya.

Dalam materinya, Nuh menjelaskan pergeseran dalam dunia kesehatan semakin terlihat. Dimana peran teknologi yang pesat membuat pergeseran ini semakin terlihat.

"Dimana dahulu kita kalau mau mendaftar ke rumah sakit harus ke rumah sakit dengan waktu yang lama, tapi sekarang hanya dengan Handphone akan semakin mudah pasien tidak harus ke rumah sakit cukup daftar online semuanya bisa teratasi," ungkapnya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Mantan mentri pendidikan dan kebudayan periode 22 Oktober 2009 hingga 20 Oktober 2014 ini menjelaskan pergeseran tersebut dimana masyarakat saat ini tidak ingin ribet dalam pelayanan kesehatan.

"Jadi kedepannya telemedicine akan dipilih masyarakat untuk konsultasi kesehatan tanpa harus datang ke rumah sakit," ungkap Nuh.

Nuh mengingatkan, untuk mahasiswa Kedokteran serta profesi atau perawat untuk tidak hanya menguasai ilmu yang ditekuni.

"Tapi juga mulai melek teknologi untuk bisa menghadapi kemajuan dalam dunia kesehatan," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Dengan kondisi ini, Nuh menyebut jika kemajuan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa.

"Sehingga yang harus dikuasi bukan ilmu yang digeluti saat ini tapi juga harus bisa menguasai komunikasi yang baik bagi pasien agar pasien lebih tenang saat berkonsultasi tentang kesehatan," ucap pria asli Surabaya ini.

Pria kelahiran 17 Juni 1959 berharap mahasiswa Unusa kedepannya bisa menjawab tantangan kemajuan dalam dunia kesehatan dengan baik.

"Selain itu mahasiswa Unusa bisa menjadi duta healthy style bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya," terang Nuh. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.