Rabu, 22 Jul 2026 20:30 WIB

Ada Penyesuaian Harga Tiket Bus di Terminal Bungurasih Dampak Kenaikan BBM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Sep 2022 09:18 WIB
Suasana di Terminal Purabaya Surabaya
Suasana di Terminal Purabaya Surabaya

selalu.id - Perusahaan Otobus (PO) di Jawa Timur mulai melakukan penyesuaian tarif tiket bus. Hal itu dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Salah satu PO telah menyesuaikan harga yakni PO Bagong yang sudah menaikan tiket bus ekonomi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Kalau tiket ekonomi jurusan Surabaya-Kertosono sudah mengalami kenaikan. Yang biasanya Rp 15.000 kini menjadi Rp 20.000," kata Pengawas PO Bagong di Terminal Purabaya, Hari Susilo, Selasa (6/9/2022).

Hari mengatakan, pihaknya masih menunggu kenaikan tarif dari pusat untuk tiket bus yang non ekonomi atau jalur patas.

"Belum ada penurunan penumpang yang siginifikan. Soalnya kan baru diterapkan selama dua hari jadi masih labil," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Staff Administrasi Terminal Tipe A Purabaya, Cipto Widyanto mengatakan, saat ini pihaknya juga belum mendapatkan informasi tentang skema dan besaran harga tiket yang ditetapkan pascakenaikan BBM.

"Kalau di Terminal Purabaya tetap mengacu pada tarif yang lama. Akan tetapi memang dari beberapa PO sudah menyesuaikan tarif lebih awal daripada menurunkan pelayanan," kata Cipto, saat ditemui selalu.id, Selasa (6/9/2022).

Apabila memang terpaksa dilakukan penyesuaian tarif lebih awal, Cipto berharap disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Organda sudah menyampaikan kalaupun terpaksa melakukan penyesuaian lebih awal. Harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan," katanya.

Cipto menambahkan, Jika kedepan, ada PO bus melakukan pelanggaran dengan menaikkan tarif yang berlebihan bakal ditindak tegas.

"Kalau bus Antar Kota Antar Provisi (AKAP) nanti yang memberi teguran dari Kemenhub kalau Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari pihak provinsi," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.