Kamis, 04 Jun 2026 22:19 WIB

Tom Liwafa Bantah Terlibat Konsorsium 303: Jika Tergabung Saya Pasti Dikandangin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Agu 2022 10:22 WIB
Tom Liwafa
Tom Liwafa

selalu.id - Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa membantah bahwa dirinya memiliki hubungan dekat dengan petinggi Polri, apalagi terlibat jaringan Konsorsium 303 seperti pada grafik yang beredar.

"Saya kenal petinggi Polri, Jaksa, Pajak atau petinggi lain ataupun menteri-menteri. Mereka kan orang terkenal, masyarakat kenal, saya juga kenal,"kata Tom, saat dihubungi selalu.id, Kamis (18/8/2022) malam.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Tom mengaku, dirinya terakhir bertemu dengan petinggi Polri yakni saat acara delakrasi anti hoaks di Polda Jatim.

"Terakhir saya diundang ke acara delakrasi anti hoax, ketika acara tersebut pasti kita ketemu. Sama pas acara vaksinasi, saya ketemu dengan pak Wagub, juga bu Risma saat saya bagi-bagi sembako,"ujarnya.

Menyikapi beredarnya grafik jaringan konsorsium 303 yang melibatkan dirinya, Tom Liwafa menyebut berita tersebut adalah hoaks yang sudah meresahkan.

"Kalau ketemu petinggi kan biasa, saya kenal ketemu di event-event aja. Artinya, saya tidak memiliki hubungan untuk hal-hal seperti itu (jaringan konsorsium 303),"lanjutnya.

Terkait dengan namanya yang disebut oleh unggahan akun twitter Opposite090192 dalam jaringan 303. Dalam grafik jaringan itu, nama Tom Liwafa disebut ikut terlibat di dalamnya sebagai pencucian uang.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kebenarannya dimana, pemerintah yang paham soal aliran dana BI Checking. Nah, disitu bisa kebuka untuk krimanalisme. Kalau saya misal ikut tergabung dengan kasus ini, saya sudah pasti dikandangin (dipenjara),"tuturnya.

Lebih lanjut Tom Liwafa menegaskan, dirinya tak akan diam namanya disebutkan dalam jaringan 303. Ia mengaku siap akan diperiksa kapan pun.

"Yang menshare jaringan konsorsium 303 itu kan akun anonim, yang terlibat irjen-irjen Polri semua. Dipastikan polri gak akan diam dengan hal semacam itu pasti pemilik akun itu dicari,"terangnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Semenjak beredarnya grafik jaringan Konsorsium 303, Tom Liwafa langsung menggunggah pernyataannya terkait pencatutan namanya melalui Instagram miliknya.

"Pagi pagi banyak yang wa, dan kasih foto saya dengan petinggi petinggi di jajaran Polri. Terimakasih yang sudah bikin hoaks dan berhasil melambungkan nama saya meski memang itu termasuk pencemaran nama baik," tulisnya.

"Pasti saya juga gak diam untuk menyikapi hal ini. Saya siap untuk di periksa kapanpun itu," tegasnya.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.