Kamis, 04 Jun 2026 17:23 WIB

Bantu Penanganan Covid-19 di Surabaya, GM FKPPI Jatim: Terima Kasih BIN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Jun 2020 16:17 WIB

Surabaya (selalu.id) – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jatim mengucapkan terima kasih kepada BIN Badan Intelijen Negara (BIN), karena telah membantu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Pemkot Surabaya memutus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Pahlawan.

Berdasarkan data yang diterima GM FKPPI Jatim, sejak akhir Mei 2020 hingga hari ini, Kamis (17/6/2020), BIN dan Pemkot Surabaya telah melakukan rapid test massal kepada 28 ribu lebih warga Kota Surabaya. Dari jumlah itu, sebanyak 3.500 orang atau sekitar 12,5 persen dinyatakan reaktif. Kemudian yang reaktif dilanjutkan tes swab PCR ada sekitar 1.300-an yang positif Covid-19 atau sebesar 4,6 persen. Dengan adanya data tersebut langkah 3T-1I yakni test, tracing, treatment dan isolation bisa dilakukan dengan sistematis.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“GM FKPPI Jatim mengucapkan terima kasih kepada BIN dan Pemkot Surabaya yang sudah menyelenggarakan test massal secara gratis ini. Langkah yang dilakukan BIN ini bisa memutus dan melokalisir penyebaran Covid-19,” ujar Sekretaris GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono, saat melihat langsung Mobile Lab BIN Rapid Test Massal di halaman Kantor Kecamatan Mulyorejo.

Menurut Didik, dengan melakukan rapid test secara massal bisa mengidentifikasi, melokalisir dan melihat indikasi penyebaran. Oleh karena itu, GM FKPPI Jatim berharap rapid test massal ini angka positif Covid-19 di Kota Surabaya akan semakin menurun.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Mantan Komisioner KPU Jatim ini juga berharap, upaya mencegahan penularan Covid-19 tidak hanya dilakukan BIN dan Pemkot Surabaya, tapi juga harus diikuti secara aktif oleh para pemuda. Sebab selama ini keikutsertaan pemuda untuk mencegah penyebaran Covid-19 masih belum terlihat nyata. Hal itu dapat dilihat masih banyaknya pemuda yang bergerombol di tempat publik.

“Ada empat hal yang sangat penting yang harus dilakukan masyarakat sebelum anti virus dan obat Covid-19 ditemukan. Yakni selalu memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak yang cukup dan mengkonsumsi vitamin secara rutin,” tuturnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Untuk itu, lanjut Didik, GM FKPPI Jatim ingin pemuda menjadi role model bagi lingkungan sekitar untuk terus menggalakkan empat hal tersebut. “Kami harap protokol kesehatan dilakukan dengan ketat oleh para pemuda untuk melindungi secara khusus anggota keluarga dan lingkungan yang menderita komorbid atau penyakit penyerta, yang masuk dalam kategori resiko tinggi” katanya.

Dalam kesempatan itu Didik Prasetiyono didampingi Wakil Ketua GM FKKPI Jatim M Taufik memberikan bantuan sebanyak 1.000 masker. Bantuan ini diterima perwakilan dari BIN disela melihat rapid tes massal di Kecamatan Mulyosari.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.