Rabu, 22 Jul 2026 09:09 WIB

Doktor ITS Ciptakan Sistem Diagnosis Stroke Otomatis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Agu 2022 08:20 WIB
Dr Andi Kurniawan Nugroho saat menerangk sistem diagnosis stroke secara otomatis berbasis pengolahan citra.
Dr Andi Kurniawan Nugroho saat menerangk sistem diagnosis stroke secara otomatis berbasis pengolahan citra.

selalu.id - Metode penanganan stroke yang berkembang saat ini, seperti CT Scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), membutuhkan waktu diagnosis yang cukup panjang dan hasil interpretasi tergantung pada subjektif penilaian ahli radiologi.

Menghadapi tantangan tersebut, salah satu doktor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Andi Kurniawan Nugroho menginovasikan sistem diagnosis stroke secara otomatis berbasis pengolahan citra, sehingga proses lebih cepat dengan hasil yang akurat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Stroke merupakan penyakit dengan tingkat mortalitas dan morbiditas yang tinggi, sehingga diperlukan penanganan serius bagi penderitanya. Penanganan pasien stroke ini sangat bergantung pada hasil diagnosis oleh dokter terkait, semakin cepat dan akurat hasil diagnosis maka akan semakin baik pula penanganan yang dapat diberikan kepada penderita.

"Dengan diagnosis yang tepat maka penanganan akan lebih cepat, terapi dan dosis lebih tepat, serta biaya pengobatan yang lebih kecil," terang Andi.

Secara garis besar, lanjut Andi, stroke diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke berjenis iskemik merupakan jenis stroke yang disebabkan karena adanya penyumbatan pada otak. Penyumbatan ini mampu menimbulkan pecahnya salah satu arteri dalam otak, sehingga menyebabkan pendarahan dan berujung pada stroke berjenis hemoragik.

"Jenis stroke yang berbeda ini membutuhkan penanganan yang berbeda," jelas lelaki kelahiran Batam ini.

Dalam disertasinya yang bertajuk Klasifikasi Stroke Otak Pada Citra Diffusion Weighted Magnetic Resonance Imaging (DW-MRI) Menggunakan Convolutional Neural Network (CNN), Andi mampu menciptakan desain sistem yang mampu mengklasifikasikan jenis stroke dengan akurasi mencapai 97 persen.

"Berbasis pengolahan citra, sistem ini mampu membedakan jenis stroke iskemik dan stroke hemoragik dengan durasi yang lebih singkat," ujar doktor ITS yang telah menyelesaikan Sidang Tertutup Promosi Doktor Program Studi S3 Departemen Teknik Elektro ITS pada 2 Agustus lalu ini.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Tak hanya itu, Andi pun menambahkan, sistem ini juga mampu mengklasifikasikan tingkatan stroke iskemik menjadi tiga tingkatan, yaitu tahap akut, subakut, dan kronik.

"Tingkatan ini sangat berpengaruh pada pemberian dosis obat kepada pasien nantinya," ungkapnya.

Lebih lanjut, disertasi yang mendapat bimbingan langsung dari mantan Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Prof Dr dr Terawan Agus Putranto Sp Rad(K)I ini, didukung pula oleh data yang valid.

Seluruh data penelitian merupakan data primer yang didapatkan langsung dari salah satu rumah sakit di Indonesia yang menangani pasien penderita stroke.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Seluruh data yang diperoleh telah mendapat persetujuan dari komite etik dan identitas pasien dirahasiakan," tuturnya.

Terakhir, lelaki yang saat ini berprofesi sebagai dosen Departemen Teknik Elektro Universitas Semarang (USM) ini berharap, sistem pemodelan tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan di dunia Kesehatan nantinya.

"Harapannya, penelitian ini mampu bermanfaat bagi masyarakat luas dan mampu berkontribusi dalam peningkatkan kualitas pengobatan di Indonesia," tuntasnya penuh harap. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.