Proyek SKTT PLN, Gubernur Khofifah Pastikan Tak Ada Penutupan Jembatan Suramadu
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 15 Jul 2022 22:04 WIB
selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa tidak ada penutupan di Jembatan Suramadu seperti pada pemberitaan untuk roda dua, baik ke jalur Madura maupun ke Surabaya. Hal ini terkait pengerjaan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) sebagai upaya menambah daya listrik ke Madura.
"Saya ingin memastikan tidak ada penutupan untuk roda dua baik dari surabaya bangkalan dan sebaliknya. Yang ada adalah pengalihan sementara yang tadinya di ruas roda dua, diahlihakan ke ruas roda empat,"kata Khofifah, saat meninjau pengerjaan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) PLN di Bangkalan, Madura, Kamis (14/7/2022).
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
Pengerjaan tersebut dijadwalkan akan memakan waktu satu tahun dengan rincian 6 bulan arah Surabaya ke Bangkalan. Kemudian, 6 bulan berikutnya arah Bangkalan ke Surabaya.
"Maka seluruh pengendara roda dua akan dialihkan ke jalur roda 4 akan diberi sekat. Sekat itu akan diberi lampu sehingga roda dua yang berkendara malam hari tetap aman,"jelasnya.
Nantinya, lanjut Khofifah, jalur roda dua ini hanya pengalihan sementara secara bergantian. Sehingga, setelah 6 bulan berikut dan yang dari arah sebaliknya bisa mengunakan lajur semula.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Ini untuk kepentingan masyarakat Madura guna menambah pasokan listrik dua kali lipat. Insyaalaah pesantren-pesantren di Madura dapat pasokan listrik lebih bagus, UMKM di Madura dapat lebih bagus,"tuturnya.
Dengan begitu, Khofifah menambahkan, sektor ekonomi dan keagaamn bisa koneksi agar lebih baik.
Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau
Ia meminta kepada warga yang mengaskes Jembatan Suramadu, terutama roda dua untuk memaklumi PLN sedang lakukan pengerjaan kekuatan listrik di Madura.
Informasi awal menyebutkn Jembatan Suramadu Jalur sepeda motor ditutup selama setahun sejak 14 Juli 2022 hingga 31 Januari 2023 dari Surabaya ke Madura. Kemudian Februari hingga Juli 2023 akan ditutup dari Madura ke Surabaya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi