Selasa, 21 Jul 2026 16:25 WIB

Wali Kota Risma Enggan Perpanjang PSBB, Tokoh-tokoh Kampung di Surabaya: Sepakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Jun 2020 13:03 WIB

Surabaya (selalu.id) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui perwakilan Pemkot Surabaya telah mengusulkan ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa agar tak ada lagi perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Jilid IV di Surabaya. Hal itu pun didukung oleh para tokoh kampung di Kota Pahlawan.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Mulyorejo, Surabaya, Hariyanto, mendukung penuh usulan kebijakan Risma tersebut. Pemkot Surabaya telah melakukan tindakan tepat dan terukur dengan menggerakkan rapid test masal di berbagai penjuru Surabaya. Hal itu bagian dari mitigasi penanganan dan pencegahan Covid-19.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Dari sisi kesehatan sudah betul, dan ke depan protokol kesehatan harus terus diperketat seperti kata Bu Risma. Maka kami support Bu Risma agar tidak memperpanjang PSBB di Surabaya," ujar Hariyanto, Senin (8/6/2020).

Dia menambahkan, selama PSBB, roda ekonomi rakyat kecil tidak berputar dengan baik. "Jika PSBB tidak diperpanjang, ekonomi bisa kembali bergerak. Sejalan dengan itu, kita perketat protokol dan pengawasan berbasis kampung, seperti yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya dan kepolisian dengan gerakan Kampung Tangguh Wani Suroboyo," jelas Hariyanto.

Ketua RW 08 Kampung Maspati Sabar Suwastono mengatakan, memang akan jauh lebih baik memaksimalkan peran RT/RW guna menguatkan 'Kampung Tangguh Wani' yang diinisiasi kepolisian dan Pemkot Surabaya sebagai bagian dari pemberdayaan kampung guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Menurut dia, penguatan kampung bisa menjadi solusi untuk menekan penyebaran Covid-19. Karena RT/RW yang menjadi pemerintahan terkecil harus lebih dilibatkan dalam penanganan pandemi virus corona.

"Kampung Tangguh Wani itu adalah solusinya, sehingga melibatkan RT dan RW untuk menekan itu," tambah pria yang juga menjabat Ketua Komunitas Kampung Nusantara tersebut.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Pelibatan RT/RW penting. Yang tahu itu RT/RW, warga nurut (ke RT/RW), bukan gubernur," ujarnya.

Sabar juga menyarakan, pemerintah perlu menguatkan ekonomi pangan di perkampungan karena sejak PSBB diberlakukan kondisi perekonomian warga perkampungan menjadi serba sulit. "Kita capek, banyak yang stress," ujarnya.

Terpisah, Ketua RT 02 RW 03 Ketintang Andry Herdianto mengatakan, jika PSBB dilanjutkan, maka ekonomi warga akan susah bangkit kembali.

Menurut Andry, PSBB tak perlu diperpanjang, namun untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya, RT/RW perlu lebih meningkatkan protokol kesehatan di kampungnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Ketua LPMK Kelurahan Penjaringansari, Erwin Tjahyuadi, menambahkan, sinyal dari Walikota Risma untuk tidak ingin memperpanjang PSBB adalah langkah yang tepat. "Itu bagus, Bu Risma patut kita apreasiasi," ujarnya.

Dia mengatakan, dampak PSBB telah memukul ekonomi rakyat kecil. Padahal, dengan protokol kesehatan yang ketat, sebenarnya ekonomi tetap bisa digerakkan.

"Contohlah Taiwan pemerintah setempat memberikan arahan tentang new normal life. Menggunakan masker, pysical dan sosial distancing, cuci tangan, ini yang dijalankan. Alhasil perekonomian tumbuh. Di Surabaya kan sudah ada Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, itu kita maksimalkan," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.