Minggu, 01 Feb 2026 22:03 WIB

Persatuan Driver Ojek Online Jatim Sepakat Tolak PSBB Jilid IV di Surabaya Raya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Jun 2020 12:19 WIB

Surabaya (selalu.id) - Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur berharap agar pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak dilanjutkan hingga Jilid IV di Surabaya Raya.

Para driver berharap bisa mengangkut penumpang lagi, mengingat penghasilan menurun setelah diberlakukannya aturan dilarang mengangkut penumpang.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

"Ini harapan dan aspirasi dari rekan-rekan Ojol (ojek online) yang bernaung dibawah PDOI Jawa Timur maupun yang tidak. Agar nantinya Ojol bisa mengangkut penumpang lagi pasca masa pemberlakuan PSBB Jilid 3 berakhir pada hari ini (8/6) di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo)," kata Daniel Lukas Rorong, Humas "Perhimpunan Driver Online Indonesia" (PDOI) Jawa Timur, Senin (8/6/2020).

Daniel mengaku, selama pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya sampai 3 jilid, pendapatan yang diperoleh rekan-rekan ojol menurun drastis antara 50 persen hingga 70 persen.

"Karena memang permintaan paling besar itu dari angkutan orang," ungkap Daniel.

Daniel juga berpesan pada rekan-rekan ojol, misalkan nantinya ojol di Surabaya Raya boleh mengangkut penumpang lagi seperti yang berlaku di Jakarta saat ini, agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Mulai dari kelengkapan atribut hingga meminimalisasi kontak dengan penumpang.

Sementara itu, penumpang diminta untuk membawa helm sendiri untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.

"Jadi, antara ojol dan penumpang bisa sama-sama mematuhi protokol kesehatan dan mengutamakan keselamatan masing-masing," pesannya.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

PDOI Jawa Timur berharap wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) dapat diaktifkan kembali fitur layanan penumpang oleh aplikator seperti halnya yang akan diterapkan di Jakarta, pada waktu tidak terlalu lama lagi.

Agar rekan-rekan pengemudi ojol dapat membawa penumpang kembali, dan tidak hanya melayani jasa pengiriman barang serta pemesanan makanan serta minuman saja.

"Kami berharap, agar aspirasi dari rekan-rekan ojol ini bisa didengar dan dikabulkan oleh Bu Khofifah selaku Gubernur Jawa Timur serta Bu Risma selaku Walikota Surabaya. Sehingga tidak ada lagi PSBB Jilid 4. Sudah cukup sampai 3 jilid saja," harap Daniel.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).