Kamis, 04 Jun 2026 08:57 WIB

Misi Penyelamatan Kucing Telantar di Kawasan Tol Waru Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Jul 2022 11:29 WIB
Kucing di Jalan Tol di Surabaya
Kucing di Jalan Tol di Surabaya

selalu.id - Menggandeng pecinta hewan Surabaya, Komunitas Universitas Airlangga Peduli Hewan (UAPH) menggelar diskusi terkait kesejahteraan hewan bersama Pemkot Surabaya.

UAPH mencatat sebanyak 200 kucing terbuang di bawah Tol Waru dan harus mendapat penanganan khusus.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Padahal, di jalan raya itu rawan. Banyak kendaraan besar yang lalu lalang dan itu membahayakan kucing maupun pengemudi. Selain itu, pernah terjadi vandalisme di sekitar shelter,"kata Ketua UAPH, Alyssa Chiara Handini Tandy, Kamis (7/7/2022).

Alyssa mengatakan, selain pembuangan kucing liar, pertunjukan topeng monyet juga diperhatikan. Sebab, topeng monyet tak boleh dimainkan lagi.

Kemudian, hewan lain yang perlu diperhatikan kesejahteraannya yakni, kesehatan kuda pada dokar, jagal anjing di Surabaya, dan jual beli hewan primata di Pasar Bratang Surabaya.

Alyssa juga menjelaskan, area bawah tol yang seharusnya steril, justru jadi area bebas menjadi sarang pembuangan kucing.

"Makanya, salah satu dari kami berkirim pesan lewat akun sosial medianya Pak Walikota, akhirnya kami diundang diskusi bersama Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji," kata Alyssa.

Komunitas non-profit yang kini telah menghimpun 79 orang itu tidak hanya pada hewan kucing liar. Melainkan hewan-hewan lain yang membutuhkan pertolongan.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sementara itu, Rescuer and Animal Lover Surabaya, Kenfuri Sonia, menyatakan bahwa meski sudah diatur Perda, masih banyak aksi eksploitasi hewan.

Kata dia, pertunjukan topeng monyet yang cenderung animal violence. Secara tidak langsung, itu juga akan mempengaruhi penonton melakukan animal violence.

"Mulai hal kecil, misalnya mencubit hewan, menarik ekor hewan, mencabut bulu hewan yang di mana itu adalah tindakan menyiksa. Apalagi mayoritas penontonnya adalah anak kecil. Belum lagi munculnya zoonosis (penyakit dari hewan yang menular ke manusia ataupun sebaliknya, Red)," terangnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sonia menyampaikan, apalagi, saat ini juga marak jagal anjing di Surabaya. Sementara anjing bukan hewan yang layak konsumsi. Cara menjagalnya pun dipukul sampai mati, lalu dipotong- potong.

Selain itu juga perkara dokar, kata Sonia, kuda hamil baru melahirkan dipaksa bekerja, keadaan lelah masih dipecuti oleh delman yang beroperasi di Surabaya.

"Wawali Kota Surabaya, Armuji juga menanggapi secara positif, Pemkot terus menanyakan kondisi dan follow-up membantu relokasi pembuangan kucing liar di Shelter Tol Waru,"jelasnya.

Dalam acara ini muncul usulan menyelamatkan satwa atau monyet untuk direhabilitasi dan dilepasliarkan kembali ke alamnya bekerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.