Kamis, 04 Jun 2026 08:56 WIB

Meninggal 3 Hari, Balita di Surabaya Tidak Dikubur dan Dibiarkan dalam Kamar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Jun 2022 22:34 WIB
Evakuasi jenazah balita
Evakuasi jenazah balita

selalu.id - Seorang balita dilaporkan meninggal 3 hari di sebuah rumah di Jalan Siwalankerto Tengah, Surabaya, Sabtu (25/6/2022). Pelapor adalah nenek dari balita itu sendiri.

Laporan ini diterima oleh Commad Center Pemkot Surabaya pada pukul 16.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi, BPBD Surabaya serta perangkat daerah setempat.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun selalu.id, Nenek balita yang bernama Eti (47) tahun mengatakan bahwa cucunya sudah meninggal pada hari Rabu, (22/6/2022), namun oleh orang tua balita tersebut Eti dilarang menceritakan kejadian ini kepada siapapun. Kemudian orangtua balita tersebut melakukan perjalanan ke Yogyakarta. Sebelum berangkat disebutkan orangtua balita tersebut mengancam Eti untuk tidak bercerita kepada siapapun.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sepeninggal orangtua balita ke Yogyakarta, Eti yang merasa iba, kemudian memberanikan diri melaporkan meninggalnya cucunya kepada warga sekitar. Oleh warga laporan Eti diteruskan kepada perangkat setempat dan kemudian melaporkan ke Command Center.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Petugas gabungan kemudian mendatangi rumah balita tersebut dan mendapati balita yang sudah meninggal dan mulai membiru di atas kasur. Kemudian jenazah balita tersebut dievakuasi ke kamar jenazah RSU dr Soetomo untuk dilakukan otopsi.

Sementara petugas kepolisian membawa nenek balita tersebut untuk dimintai keterangan terkait penyebab meninggalnya balita tersebut serta keberadaan orangtua balita tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.