Rabu, 22 Jul 2026 07:16 WIB

Ratusan Kucing Terkunci Dalam Ruko, Komunitas Pecinta Hewan: Mengenaskan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Mei 2022 21:17 WIB
Komunitas pecinta kucing melihat kondisi kucing yang terlantar
Komunitas pecinta kucing melihat kondisi kucing yang terlantar

selalu.id - Usai dilaporkan oleh warga, sebanyak 135 ekor kucing dan 1 ekor anjing telantar dan dikunci selama seminggu didalam Ruko karena ditinggal pemiliknya, kini menjadi perhatian bagi komunitas kucing di Surabaya.

Salah satu anggota komunitas kucing yakni catcats.id, Novita Eka Kristiani, meninjau lokasi ruko yang berisi ratusan kucing tersebut. Ia mengaku semua hewan dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Banyak kotoran dan pipis yang bertumpuk dalam kandang. Kalau makanan sudah dikasih setiap hari oleh pemilik ruko. Jadi gak terlalu lapar," kata Novita, usai meninjau ruko tersebut di Jalan Bukit Golf, Dukuh Pakis, Senin (23/5/2022).

Novita mengungkapkan, ratusan kucing ini harus segera diselamatkan. Sebab, ini bersangkutan dengan nyawa.

Jika dibiarkan, kata dia, kucing tersebut bakal mati karena bakteri. Apalagi kotoran menumpuk dibeberapa hari.

"Ada kucing yang baru lahir ada yang dimakan sama induknya sendiri. Terus ada kotoran tumpuk banyak," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Novita menjelaskan, pihaknya masih belum bisa evakuasi kucing-kucing tersebut. Karena terkendala tempat yang belum bisa menampung sebanyak kucing tersebut.

"Jadi kita tunggu 2-3 hari, jika tidak ada yang ambil. Kita lepas adopsi. Kalau ada warga Surabaya yang mau, ya udah Ndak apa-apa,"terangnya.

Menurutnya, ratusan kucing tersebut yang ditinggal oleh pemiliknya itu sudah termasuk pelantaran hewan. Ia menyebut, hal itu sesuai UU Pasal 302 tentang pelantaran hewan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Pemiliknya sudah meninggalkan. Sudah dihubungi gak bisa, itu kan sudah termasuk pelantaran, ada bakteri takutnya,"jelasnya.

Novita menambahkan, secara rinci total sebanyak 135 ekor dan didalam Ruko itu yakni di lantai 1 ada 55 ekor dikunci di kandang, lantai 2 ada 13 ekor dikunci di dalam ruangan.

" Lantai 3 ada 55 ekor dan lantai 4 ada 12 ekor yang dikunci dikandang,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.