Kamis, 04 Jun 2026 14:52 WIB

Ratusan Kucing Terkunci Dalam Ruko, Komunitas Pecinta Hewan: Mengenaskan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Mei 2022 21:17 WIB
Komunitas pecinta kucing melihat kondisi kucing yang terlantar
Komunitas pecinta kucing melihat kondisi kucing yang terlantar

selalu.id - Usai dilaporkan oleh warga, sebanyak 135 ekor kucing dan 1 ekor anjing telantar dan dikunci selama seminggu didalam Ruko karena ditinggal pemiliknya, kini menjadi perhatian bagi komunitas kucing di Surabaya.

Salah satu anggota komunitas kucing yakni catcats.id, Novita Eka Kristiani, meninjau lokasi ruko yang berisi ratusan kucing tersebut. Ia mengaku semua hewan dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Banyak kotoran dan pipis yang bertumpuk dalam kandang. Kalau makanan sudah dikasih setiap hari oleh pemilik ruko. Jadi gak terlalu lapar," kata Novita, usai meninjau ruko tersebut di Jalan Bukit Golf, Dukuh Pakis, Senin (23/5/2022).

Novita mengungkapkan, ratusan kucing ini harus segera diselamatkan. Sebab, ini bersangkutan dengan nyawa.

Jika dibiarkan, kata dia, kucing tersebut bakal mati karena bakteri. Apalagi kotoran menumpuk dibeberapa hari.

"Ada kucing yang baru lahir ada yang dimakan sama induknya sendiri. Terus ada kotoran tumpuk banyak," ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Novita menjelaskan, pihaknya masih belum bisa evakuasi kucing-kucing tersebut. Karena terkendala tempat yang belum bisa menampung sebanyak kucing tersebut.

"Jadi kita tunggu 2-3 hari, jika tidak ada yang ambil. Kita lepas adopsi. Kalau ada warga Surabaya yang mau, ya udah Ndak apa-apa,"terangnya.

Menurutnya, ratusan kucing tersebut yang ditinggal oleh pemiliknya itu sudah termasuk pelantaran hewan. Ia menyebut, hal itu sesuai UU Pasal 302 tentang pelantaran hewan.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Pemiliknya sudah meninggalkan. Sudah dihubungi gak bisa, itu kan sudah termasuk pelantaran, ada bakteri takutnya,"jelasnya.

Novita menambahkan, secara rinci total sebanyak 135 ekor dan didalam Ruko itu yakni di lantai 1 ada 55 ekor dikunci di kandang, lantai 2 ada 13 ekor dikunci di dalam ruangan.

" Lantai 3 ada 55 ekor dan lantai 4 ada 12 ekor yang dikunci dikandang,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.