Minggu, 01 Feb 2026 21:51 WIB

Kemensos Salurkan Bansos PKH dan Minyak Goreng untuk 3 Juta Penerima di Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 16 Apr 2022 13:20 WIB
Pemberian bantuan di Surabaya
Pemberian bantuan di Surabaya

selalu.id - Kementrian Sosial menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serentak di seluruh Indonesia, salah satunya di Surabaya, Sabtu (16/4/2022).

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial (Dirjen Linjamansos), Pepen Nazaruddin menyampaikan bahwa pihaknya bersama pemkot Surabaya memastikan pencairan BLT minyak goreng itu telah disalurkan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Pencairan BLT minyak goreng untuk tiga bulan, jadi satu bulan itu 100 ribu sekaligus April ini 300 ribu, ini sudah dilakukan di seluruh indonesia," kata Pepen mewakili Menteri Sosial di Kantor Kecamatan Rungkut, Surabaya, Sabtu (16/4/2022).

Pepen juga menyampaikan, total penerima BLT di Jawa Timur sebanyak 3.000.100 orang.

"Kalau Surabaya ada 85, 368 ribu sampai saat ini sudah tersalur 48,667 atau sekitar 56,57 persen penerima bansos minyak goreng dan bansos sembako, "ujarnya.

Untuk bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kata Pepen, yang satu bulan Rp 200 ribu tersebut digabung dengan bansos minyak goreng Rp 300 ribu.

"Jadi pos ini menyalurkan per bantuan itu 500 ribu," tuturnya.

"Jadi bervariasi yang terutama PKH tergantung komponennya tapi kalau minyak goreng semuanya sama 300 ribu yang membedakan itu kompenen PKH," imbuhnya.

Pepen pun berharap bantuan BLT minyak goreng ini disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya itu, Pepen menyebut, selain BLT pihaknya juga memberikan PKH untuk tahap dua.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Serta bantuan sembako di bulan April, mudah-mudahan ini mencukupi di bulan april hingga lebaran,"terangnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menambahkan, bahwa syarat untuk penerima bantuan bansos tersebut berusia 40 tahun keatas untuk PKH Sosial.

"Untuk 40 tahun kebawah diberikan pemberdayaan itu sama dengan yang kita lakukan di Pemerintah kota surabaya," kata Eri yang juga mendampingin Dirjen Linjamsos, usai Launching bantuan BNPT, PKH dan BLT.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, untuk warga yang pantas atau tidak mendapatkan bantuan sosial, hal tersebut telah melalui proses survei dan ada penilaiannya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Nanti InsyAllah kalau sudah menilai apakah bisa betul tidak untuk masuk kedalam MBR, dan ternyata masih kuat, masih muda diberi pemberdayaan lah bukan penerima bantuan saja," tuturnya.

Pemberdayaan tersebut dengan bekerja di aset-aset pemerintah kota setempat yang memang kekurangan tenaga.

"Ini yang kita lakukan. Insyallah kita selalu bersinergi dan koordinasi oleh kementerian sosial bagaimana mengatasi kemiskinan ini dengan melakukan pemberdayaan yang masih mudah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.