Pesta Pramuka Prasiaga Sidoarjo, Cara Seru Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini
- Penulis : Ariyanto
- | Sabtu, 08 Agu 2026 18:45 WIB
selalu.id - Pendidikan karakter tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Bagi anak usia dini, pengalaman bermain, bergerak, bekerja sama, hingga berinteraksi dengan lingkungan justru dapat menjadi cara sederhana untuk mengenalkan nilai-nilai kehidupan.
Hal itu terlihat dalam Pesta Pramuka Prasiaga yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (8/8/2026).
Baca Juga: DPRD dan Pemkab Sidoarjo Bangun Kebersamaan Lewat Laga Sepak Bola
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar mengenal kemandirian, kedisiplinan, keberanian, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama melalui aktivitas yang menyenangkan.
Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi menilai pengalaman langsung memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pembelajaran pada usia dini tidak cukup hanya mengandalkan teori.
“Anak-anak belajar banyak hal tidak hanya dari teori, tetapi juga dari apa yang mereka lakukan dan alami," kata Sriatun di sela acara.
Ia menambahkan, kemampuan akademik memang penting. Namun, kecerdasan tersebut perlu berjalan beriringan dengan kemampuan sosial dan karakter yang baik.
Anak perlu dibiasakan memiliki rasa percaya diri, mampu bekerja sama, menghargai orang lain, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Kita tentu ingin anak-anak cerdas secara akademik. Tetapi, kecerdasan itu harus diikuti pula oleh karakter yang baik. Anak perlu memiliki rasa percaya diri, mampu bekerja sama, mandiri, menghargai orang lain, peduli kepada sesama dan memiliki akhlak yang mulia,” jelas Sriatun.
Ia menilai pembentukan karakter tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada satuan pendidikan.
Baca Juga: Jambore PKK Sidoarjo jadi Ruang Perkuat Peran Kader di Tengah Masyarakat
Kebiasaan yang dibangun di sekolah atau lingkungan pendidikan akan lebih kuat apabila mendapat dukungan dan teladan yang sama dari keluarga.
Karena itu, orang tua memiliki posisi penting dalam membiasakan anak menjalankan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Hal sederhana seperti bertanggung jawab terhadap barang milik sendiri, menaati aturan, menghargai teman, berani menyampaikan pendapat, hingga membantu orang lain dinilai dapat menjadi bagian dari proses tersebut.
Sriatun juga mengingatkan bahwa pembentukan karakter merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi.
Lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan perlu menciptakan ruang tumbuh yang aman dan nyaman bagi anak.
Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan
"Kita perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang,” beber perempuan yang juga jabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Melalui kegiatan Prasiaga, nilai-nilai tersebut diperkenalkan dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak. Mereka tidak sekadar menerima arahan, tetapi belajar melalui aktivitas, interaksi, dan pengalaman bersama.
Sriatun pun mengajak para orang tua untuk tidak berhenti pada pendampingan, tetapi juga memberikan contoh dalam keseharian.
Menurutnya, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil akan menjadi bekal ketika anak tumbuh dewasa.
Editor : Zain Ahmad