Sabtu, 31 Okt 2026 02:43 WIB

Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

Kepala Puskesmas Umbulsari Jember, dr. Nur Ahmad saat menerima penghargaan Seva Paramahita Award 2026. (Dok. Tim Puskesmas Umbulsari Jember).
Kepala Puskesmas Umbulsari Jember, dr. Nur Ahmad saat menerima penghargaan Seva Paramahita Award 2026. (Dok. Tim Puskesmas Umbulsari Jember).

selalu.id - Puskesmas Umbulsari Kabupaten Jember kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ini berhasil meraih Juara I Seva Paramahita Award 2026 kategori Faskes Berkomitmen Tingkat Nasional untuk tingkat puskesmas dari BPJS Kesehatan, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: BPS RI Apresiasi Jember, Ekonomi Tumbuh dan Kemiskinan Turun

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi Puskesmas Umbulsari dalam menyajikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Puskesmas Umbulsari, dr. Nur Ahmad Santoso, mengungkapkan bahwa raihan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran di puskemasnya.

Berbagai pembenahan secara konsisten terus dilakukan, mulai dari pembenahan sarana prasarana hingga peningkatan kompetensi SDM.

"Alhamdulillah, hari ini Puskesmas Umbulsari menerima Seva Paramahita Award dari BPJS Kesehatan sebagai fasilitas kesehatan paling berkomitmen dalam program JKN tingkat nasional tahun 2026. Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjalankan tujuh komitmen janji layanan JKN,” ungkapnya.

Dalam penilaiannya, Puskesmas Umbulsari dinilai unggul berkat transformasi pelayanan yang mengusung prinsip mudah, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Beberapa poin kunci keberhasilan dan inovasi yang diterapkan antara lain: Pemanfaatan Antrean Online, yakni integrasi sistem antrean digital terbukti efektif memangkas waktu tunggu pasien.

Baca Juga: Dapat Suntikan Rp500 M dari Pusat, Pemkab Jember Siap Perkuat Sektor Kesehatan-Peternakan

Kemudian Pengendalian PTM: Penanganan Penyakit Tidak Menular, khususnya Diabetes Melitus (DM), dilakukan secara terstruktur.

Layanan Persalinan dan Telekonsultasi:Optimalisasi persalinan aman serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan akses medis.

Lalu Penguatan Tata Kelola dan PIPP: Penataan sistem rujukan yang efektif, pencegahan kecurangan layanan medis, serta respons cepat terhadap pengaduan masyarakat lewat Penanganan Pengaduan Indikasi Penyimpangan Faskes (PIPP).

Berbagai praktik baik (best practices) yang diterapkan di Puskesmas Umbulsari ini dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi oleh fasilitas kesehatan lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

Atas capaian bergengsi ini, dr. Nur Ahmad menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes DPPKB), serta seluruh masyarakat.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bupati Jember, Gus Fawait, Kepala Dinkes DPPKB Jember beserta jajaran, serta seluruh masyarakat Jember. Komitmen ini lahir dari kerja kolektif seluruh staf,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan medis bagi warga.

“Kami akan terus berbenah. Jangan menunggu sakit baru datang ke puskesmas. Mari manfaatkan layanan pencegahan karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” pungkas dr. Nur Ahmad. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Viral Poster Wanita Tanpa Busana Lagi Open BO-VCS di Mal Gresik

Poster tersebut memuat foto seorang wanita berinisial ZR tanpa mengenakan busana disertai tulisan bernada pencemaran nama baik.

Jaka Jatim Sebut Anwar Sadad Kebal Hukum dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Jaka Jatim membeberkan bahwa Anwar Sadad diduga kuat menerima aliran dana gratifikasi hingga mencapai Rp22,2 miliar. Sadad juga mangkir 3 kali dipanggil KPK.

Bea Cukai RI Gagalkan Penyelundupan 353 Kg Emas ke Luar Negeri

Bea Cukai memastikan akan terus memperketat pengawasan lalu lintas barang di perbatasan nasional guna mencegah kebocoran ekspor yang rugikan negara.

Mengenal Aryasetya Kanaka, Wisudawan UC Surabaya Sukses Bawa Kopi Lokal ke Pasar Dunia

Hingga kini, sebanyak 8 kontainer kopi berhasil diberangkatkan ke mancanegara, 7 kontainer mendarat di Italia dan 1 kontainer ke Uni Emirat Arab (UEA).

Antisipasi Lonjakan Nataru dan Hasil Laut, TPK Merauke Siapkan Kapasitas CY dan Reefer Plug

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai logistik, mengantisipasi potensi pertumbuhan arus peti kemas.

Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Staf Administrasi PIS, Ajeng, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 200 pedagang yang aktif beroperasi penuh selama 24 jam.