Selasa, 15 Sep 2026 21:48 WIB

Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

Kepala Puskesmas Umbulsari Jember, dr. Nur Ahmad saat menerima penghargaan Seva Paramahita Award 2026. (Dok. Tim Puskesmas Umbulsari Jember).
Kepala Puskesmas Umbulsari Jember, dr. Nur Ahmad saat menerima penghargaan Seva Paramahita Award 2026. (Dok. Tim Puskesmas Umbulsari Jember).

selalu.id - Puskesmas Umbulsari Kabupaten Jember kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ini berhasil meraih Juara I Seva Paramahita Award 2026 kategori Faskes Berkomitmen Tingkat Nasional untuk tingkat puskesmas dari BPJS Kesehatan, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Tok! P-APBD Jember 2026 Disahkan, Anggaran Revitalisasi Sekolah Naik Lebih dari 100 Persen

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi Puskesmas Umbulsari dalam menyajikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Puskesmas Umbulsari, dr. Nur Ahmad Santoso, mengungkapkan bahwa raihan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran di puskemasnya.

Berbagai pembenahan secara konsisten terus dilakukan, mulai dari pembenahan sarana prasarana hingga peningkatan kompetensi SDM.

"Alhamdulillah, hari ini Puskesmas Umbulsari menerima Seva Paramahita Award dari BPJS Kesehatan sebagai fasilitas kesehatan paling berkomitmen dalam program JKN tingkat nasional tahun 2026. Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjalankan tujuh komitmen janji layanan JKN,” ungkapnya.

Dalam penilaiannya, Puskesmas Umbulsari dinilai unggul berkat transformasi pelayanan yang mengusung prinsip mudah, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Beberapa poin kunci keberhasilan dan inovasi yang diterapkan antara lain: Pemanfaatan Antrean Online, yakni integrasi sistem antrean digital terbukti efektif memangkas waktu tunggu pasien.

Baca Juga: Madas Sedarah Jember Dikukuhkan, Janji Sinergis dengan Forkopimda

Kemudian Pengendalian PTM: Penanganan Penyakit Tidak Menular, khususnya Diabetes Melitus (DM), dilakukan secara terstruktur.

Layanan Persalinan dan Telekonsultasi:Optimalisasi persalinan aman serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan akses medis.

Lalu Penguatan Tata Kelola dan PIPP: Penataan sistem rujukan yang efektif, pencegahan kecurangan layanan medis, serta respons cepat terhadap pengaduan masyarakat lewat Penanganan Pengaduan Indikasi Penyimpangan Faskes (PIPP).

Berbagai praktik baik (best practices) yang diterapkan di Puskesmas Umbulsari ini dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi oleh fasilitas kesehatan lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Atas capaian bergengsi ini, dr. Nur Ahmad menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes DPPKB), serta seluruh masyarakat.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bupati Jember, Gus Fawait, Kepala Dinkes DPPKB Jember beserta jajaran, serta seluruh masyarakat Jember. Komitmen ini lahir dari kerja kolektif seluruh staf,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan medis bagi warga.

“Kami akan terus berbenah. Jangan menunggu sakit baru datang ke puskesmas. Mari manfaatkan layanan pencegahan karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” pungkas dr. Nur Ahmad. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Aktivitas ini menjadi terapi emosional dan ruang perenungan mendalam, terutama setelah kepergian sang istri tercinta, Almh. Ani Yudhoyono.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.