Selasa, 22 Sep 2026 18:42 WIB

Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung

Bupati Jember Muhammad Fawait saat dialog bersama pedagang dan mahasiswa soal penataan Pasar Tanjung. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat dialog bersama pedagang dan mahasiswa soal penataan Pasar Tanjung. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Penataan kawasan Pasar Tanjung kembali menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Langkah serius tersebut ditandai dengan dibukanya ruang dialog langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait bersama ratusan pedagang dan mahasiswa di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian aspirasi terkait berbagai persoalan krusial di area pasar, mulai dari penataan tempat berjualan, pengembalian fungsi fasilitas publik, penguraian kemacetan lalu lintas, hingga penataan trotoar.

Para pedagang secara tegas meminta kepastian mengenai tata kelola kawasan yang menjadi tempat mereka menggantungkan hidup. Kebijakan yang adil serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat kecil menjadi poin utama yang diharapkan.

Salah seorang pedagang ikan laut, Zaenal (51), menyoroti persoalan penataan pedagang di area bawah Pasar Tanjung yang dinilainya perlu penanganan segera. Berjualan selama 15 tahun di lokasi tersebut membuat ia prihatin dengan kondisi pasar saat ini.

"Kembalikan fungsi Pasar Tanjung sebagaimana mestinya. Masalah penataan pedagang di bawah ini harus diselesaikan secara adil. Logikanya, area aspal kalau dijual dua hari saja bisa laku, padahal itu bukan tempat berjualan yang semestinya," tegas Zaenal.

Ia menambahkan, praktik jual beli tempat di lokasi yang tidak semestinya tersebut sangat merugikan pedagang yang menempati lapak resmi.

Kondisi inilah yang mendorong para pedagang mendatangi pendapa untuk menuntut solusi nyata dari pemerintah daerah.

Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan pentingnya peran pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian rakyat kecil.

"Pasar tradisional adalah simbol perdagangan sektor informal, tempat banyak wong cilik mencari nafkah. Keinginan saya sama persis dengan adik-adik," tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini mengaku telah turun langsung ke lapangan sebanyak empat kali untuk memantau situasi Pasar Tanjung, terutama setelah menerima berbagai masukan dari kalangan mahasiswa.

Selain penataan lapak, pengaturan arus lalu lintas di Jalan Samanhudi turut menjadi fokus pembahasan. Pemkab Jember memproses usulan mahasiswa dengan merencanakan uji coba rekayasa lalu lintas mulai Senin mendatang.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

"Kami pelajari tuntutan adik-adik di media sosial. Uji coba pengaturan lalu lintas di Jalan Samanhudi akan dimulai Senin mendatang, disesuaikan dengan apa yang diusulkan adik-adik mahasiswa," jelasnya.

Guna mengawal seluruh rangkaian penataan, Gus Fawait merespons positif usulan mahasiswa terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) gabungan. Satgas ini akan melibatkan lintas unsur agar pengawasan berjalan transparan dan berkelanjutan.

"Ide Satgas ini sangat bagus. Bukan hanya sehari dua hari, bukan hanya dari satu pihak. Nanti akan dibentuk Satgas yang beranggotakan unsur UPTD terkait, perwakilan pedagang, warga sekitar, hingga perwakilan RT dan RW. Saya terima dan akan laksanakan," katanya.

Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan secara permanen di lapangan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Maling Motor asal Sidoarjo Dibekuk Polisi Mojokerto, 3 Penadah Ikut Diamankan

Kasus ini terungkap setelah tim melakukan penyelidikan intensif dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.

Lomba Kampung Pancasila 2026 Surabaya Resmi Digelar, Berhadiah Puluhan Juta dan Bantuan Menarik

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, Lomba Kampung Pancasila menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Atasi Macet Jangka Panjang, Pemkab Sidoarjo Minta Flyover Gedangan Dibangun 6 Lajur

Desain flyover harus diselaraskan dengan rencana pembangunan jalur ganda PT KAI dan SRL yang dijadwalkan mulai dibangun pada 2027.

Mas Bechi, Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ponpes Shiddiqiyyah Kini Telah Bebas

Status tersebut bukan pembebasan murni. Ia tetap menjalani sisa masa pidana di bawah pengawasan hingga masa hukuman berakhir.

Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Pemkot Surabaya akan mengarahkan ASN turun langsung ke lingkungan warga untuk mengecek kondisi ekonomi penerima bantuan.

Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh massa perguruan silat ketika mereka sedang melakukan aksi konvoi.