Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Selasa, 22 Sep 2026 18:20 WIB
selalu.id - Penataan kawasan Pasar Tanjung kembali menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Langkah serius tersebut ditandai dengan dibukanya ruang dialog langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait bersama ratusan pedagang dan mahasiswa di Pendapa Wahyawibawagraha, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember
Pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian aspirasi terkait berbagai persoalan krusial di area pasar, mulai dari penataan tempat berjualan, pengembalian fungsi fasilitas publik, penguraian kemacetan lalu lintas, hingga penataan trotoar.
Para pedagang secara tegas meminta kepastian mengenai tata kelola kawasan yang menjadi tempat mereka menggantungkan hidup. Kebijakan yang adil serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat kecil menjadi poin utama yang diharapkan.
Salah seorang pedagang ikan laut, Zaenal (51), menyoroti persoalan penataan pedagang di area bawah Pasar Tanjung yang dinilainya perlu penanganan segera. Berjualan selama 15 tahun di lokasi tersebut membuat ia prihatin dengan kondisi pasar saat ini.
"Kembalikan fungsi Pasar Tanjung sebagaimana mestinya. Masalah penataan pedagang di bawah ini harus diselesaikan secara adil. Logikanya, area aspal kalau dijual dua hari saja bisa laku, padahal itu bukan tempat berjualan yang semestinya," tegas Zaenal.
Ia menambahkan, praktik jual beli tempat di lokasi yang tidak semestinya tersebut sangat merugikan pedagang yang menempati lapak resmi.
Kondisi inilah yang mendorong para pedagang mendatangi pendapa untuk menuntut solusi nyata dari pemerintah daerah.
Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan pentingnya peran pasar tradisional sebagai urat nadi perekonomian rakyat kecil.
"Pasar tradisional adalah simbol perdagangan sektor informal, tempat banyak wong cilik mencari nafkah. Keinginan saya sama persis dengan adik-adik," tegasnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini mengaku telah turun langsung ke lapangan sebanyak empat kali untuk memantau situasi Pasar Tanjung, terutama setelah menerima berbagai masukan dari kalangan mahasiswa.
Selain penataan lapak, pengaturan arus lalu lintas di Jalan Samanhudi turut menjadi fokus pembahasan. Pemkab Jember memproses usulan mahasiswa dengan merencanakan uji coba rekayasa lalu lintas mulai Senin mendatang.
Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM
"Kami pelajari tuntutan adik-adik di media sosial. Uji coba pengaturan lalu lintas di Jalan Samanhudi akan dimulai Senin mendatang, disesuaikan dengan apa yang diusulkan adik-adik mahasiswa," jelasnya.
Guna mengawal seluruh rangkaian penataan, Gus Fawait merespons positif usulan mahasiswa terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) gabungan. Satgas ini akan melibatkan lintas unsur agar pengawasan berjalan transparan dan berkelanjutan.
"Ide Satgas ini sangat bagus. Bukan hanya sehari dua hari, bukan hanya dari satu pihak. Nanti akan dibentuk Satgas yang beranggotakan unsur UPTD terkait, perwakilan pedagang, warga sekitar, hingga perwakilan RT dan RW. Saya terima dan akan laksanakan," katanya.
Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan secara permanen di lapangan.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-15620-sederet-langkah-serius-pemkab-jember-dalam-menata-pasar-tanjung
