Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Selasa, 22 Sep 2026 19:05 WIB
selalu.id - Program revitalisasi 258 sekolah di Kabupaten Jember dengan anggaran mencapai Rp187,38 miliar tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Pembangunan tersebut juga memberikan peluang kerja bagi ribuan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal.
Baca Juga: Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hafid Nurul Yasin, menyebut revitalisasi tahun ini mencakup 121 sekolah negeri dan 137 sekolah swasta.
Menurut Hafid, besarnya anggaran yang masuk melalui program tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Sejumlah sektor ikut terlibat, mulai dari jasa konstruksi hingga usaha penyedia bahan bangunan.
“Dengan adanya revitalisasi yang anggarannya begitu besar masuk ke Kabupaten Jember, ini jelas memacu perputaran ekonomi yang ada di Kabupaten Jember,” jelasnya, Selasa (22/9/2026).
Hafid mengatakan manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat yang bekerja sebagai tukang, asisten tukang, kuli bangunan, maupun pelaku usaha material yang memasok kebutuhan pembangunan sekolah.
“Warga Jember yang berprofesi sebagai tukang, kemudian penjual bahan bangunan, kuli-kuli bangunan, ini mendapatkan berkah pekerjaan, mendapatkan orderan untuk proses pembangunan revitalisasi lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Hafid memperkirakan sekitar 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang terlibat dalam pengerjaan revitalisasi sekolah. Dengan demikian, jumlah tenaga kerja yang disebutkan mencapai lebih dari 5.000 orang.
Ia juga menyampaikan bahwa perputaran uang untuk pembayaran tukang dan asisten tukang diperkirakan mencapai Rp452,8 juta. Angka tersebut belum mencakup pembelian material dan berbagai kebutuhan lain selama proses pembangunan.
Baca Juga: Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember
“Dengan adanya program revitalisasi sekolah, perputaran uang untuk tukang dan asisten diperkirakan Rp452,8 juta. Belum lagi perputaran pembelian bahan dan lain-lain,” paparnya.
Dampak dari program revitalisasi terlihat di SDN Jenggawah 4, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah. Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp1 miliar itu melibatkan sekitar 25 pekerja, terdiri dari 10 tukang dan 15 asisten tukang.
Kepala tukang proyek, Susiyanto, menambahkan bahwa sebagian pekerja berasal dari lingkungan sekitar sekolah. Kehadiran proyek tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan tanpa harus mencari pekerjaan ke luar daerah.
“Jumlahnya kurang lebih 25 orang. Tukangnya 10, pembantunya 15,” sebutnya.
Yanto menjelaskan, tukang menerima upah sekitar Rp100 ribu per hari. Sementara itu, asisten tukang memperoleh upah berkisar Rp80 ribu hingga Rp85 ribu per hari.
Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif
Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah cukup membantu. Ada orang-orang sekitar sini juga yang kerja,” katanya.
Yanto menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi sekolah yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada Gus Fawait. Dengan adanya pekerjaan ini, kami tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan,” tuturnya.
Editor : Zein Muhammad