Jumat, 07 Agu 2026 15:51 WIB

Ternyata Ini Penyebab Banyak Posisi Kepala Sekolah di Sidoarjo Kosong

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 07 Agu 2026 14:37 WIB
Plt Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Netti Listiyaningsih. (Foto: Ateng/selalu.id).
Plt Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Netti Listiyaningsih. (Foto: Ateng/selalu.id).

selalu.id - Kekosongan sekitar 187 jabatan kepala sekolah definitif di Kabupaten Sidoarjo yang sempat mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat mulai menemui titik terang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo menegaskan bahwa proses pengisian posisi tersebut sebenarnya sudah berjalan, namun terkendala gangguan sistem aplikasi milik pemerintah pusat.

Baca Juga: 60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendikbud Sidoarjo, Netti Listiyaningsih, menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo bersama Dispendikbud telah mengawali proses promosi dan mutasi kepala sekolah sejak Juli 2026 lalu.

Meski begitu, mekanisme pengangkatan posisi kepala sekolah memiliki alur yang berbeda ketimbang pengisian jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

"Sejak Juli kemarin kami bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah berupaya keras menyelesaikan proses ini. Namun, proses promosi dan mutasi kepala sekolah memang berbeda dengan dinas lainnya," kata Netti, Jumat (7/8/2026).

Netti menerangkan, pengangkatan kepala sekolah secara regulasi wajib melalui dua sistem aplikasi utama, yakni aplikasi KSPSTK (Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta aplikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seluruh tahapan sistem tersebut menjadi syarat mutlak sebelum penetapan kepala sekolah definitif diterbitkan.

Baca Juga: Tekan Penularan HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Geser Fokus ke Edukasi dan Promotif

Secara administrasi di tingkat daerah, seluruh kewenangan Pemkab Sidoarjo telah dituntaskan. Kendala teknis murni terjadi pada sistem aplikasi pusat yang sempat mengalami hambatan selama kurang lebih dua pekan.

"Padahal, proses di Kabupaten Sidoarjo sebenarnya sudah selesai. Kendalanya kemarin lebih pada aspek teknis aplikasi yang berlangsung sekitar dua minggu," jelasnya.

Saat ini, pihak Dispendikbud Sidoarjo terus menjalin koordinasi intensif dengan kementerian terkait dan BKN agar tahapan yang tertunda bisa segera dilanjutkan kembali.

Mengingat muara kendala berada di tingkat pusat, percepatan kini bergantung pada normalisasi sistem tersebut.

Baca Juga: Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Guna menjaga roda tata kelola sekolah tetap berjalan, sejumlah sekolah di Sidoarjo saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Netti pun mengimbau publik untuk bersabar selagi pemerintah daerah menuntaskan proses pengangkatan ini.

"Kami mohon masyarakat bersabar. Kita semua berharap pengisian kekosongan kepala sekolah bisa segera terlaksana," ujarnya.

Editor : Zain Ahmad
Berita Terbaru

GABSI Jember Gelar Mini Bridge, Jaring Bibit Atlet Popda dan Porprov

Ajang ini menjadi langkah strategis memperkuat pembinaan sekaligus kaderisasi atlet bridge sejak usia sekolah.

Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Skor 6-5 di babak adu penalti memastikan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 sekaligus mengakhiri turnamen pramusim ini sebagai kampiun.

Kebakaran Bromo Makin Meluas, Kini Mengarah ke Puncak B29 Lumajang

BPBD Probolinggo pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak nekat ke kawasan yang terbakar.

DPRD Surabaya Minta Polemik RM Ayam Goreng Ny Suharti Tuntas dengan Transparan dan Humanis

Fathoni menilai, persoalan ini sudah menyita perhatian masyarakat luas sehingga tidak lagi bisa diselesaikan sekadar sebagai urusan internal Pemkot Surabaya.

Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Surabaya Ingin Porprov Jatim 2027 Berbasis Sportainment dan Dongkrak UMKM

Menurut Fathoni, Porprov Jatim 2027 bukan sekadar pertandingan olahraga. Ini adalah momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Tiga Direksi PDAM Surabaya Resmi Berganti, Berikut Namanya

Tantangan terbesar direksi baru bukan hanya menjaga kondisi keuangan perusahaan tetap sehat, tetapi juga memastikan pelayanan publik berjalan optimal.