Kamis, 24 Sep 2026 11:10 WIB

Penyelenggaraan Makin Progresif, Festival Dayung Tejoasri Lamongan Diproyeksi jadi Agenda Rutin Jatim

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Senin, 10 Agu 2026 09:27 WIB
Aksi salah satu peserta Festival Dayung Tejoasri 2026 (dok.ist)
Aksi salah satu peserta Festival Dayung Tejoasri 2026 (dok.ist)

selalu.id - Dalam memperingati HUT Ke-81 RI, sebanyak 32 tim dayung dari berbagai daerah di Jawa Timur beradu cepat di Festival Dayung Tejoasri (FDT) ke-4 yang digelar di Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan (9/8/2026). Ribuan warga memadati tepian sungai sejak pagi untuk menyaksikan perlombaan perahu tradisional yang kini mulai menjadi ikon sport tourism di Lamongan

Ke 32 tim dayung dari tujuh kabupaten/kota se Jawa Timur selain berupaya menjadi yang tercepat di arena, juga memamerkan kostum unik yang digunakan para maskot dayung. Ada yang menggunakan pakaian adat, berpakaian super hero, hingga cosplay tuyul.

Baca Juga: FPTI Lamongan Punya Nahkoda Baru, Founder Apparel Allegiant M Harryanto jadi Ketum dengan Aklamasi

Tak hanya menghadirkan persaingan sengit di atas air, festival tersebut juga menjadi magnet wisata yang menggerakkan ekonomi masyarakat. Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan ramainya pengunjung untuk menjajakan berbagai produk kuliner dan kerajinan. 

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang menyaksikan perlombaan, mengapresiasi perkembangan Festival Dayung Tejoasri yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Festival ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga mampu mengangkat potensi wisata bengawan mati sebagai destinasi unggulan di Lamongan.

“Kita bisa melihat, festival dayung ini makin baik dari tahun ke tahun. Selalu menuju lebih baik dan terus berbenah, dari penyelenggaraannya, pesertanya, sampai panitianya,”ujar Yuhronur usai penyerahan meladi kemenangan kepada para pemenang.

Baca Juga: Ahmad Jauhar Fikri, Kandidat Termuda Penantang Nama Besar di Bursa Ketua DPC PKB Lamongan

Ke depan, Festival Dayung Tejoasri akan mulai diproyeksi untuk pemenuhan standarisasi olah raga dayung secara resmi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur Muhammad Hadi Wawan Guntoro, mempertimbangkan agar event ini tidak hanya jadi hiburan rakyat, tapi juga memberi kontribusi pada prestasi.

“Mungkin kedepan bisa ada standarisasinya. Sehingga kegiatan ini bukan hanya jadi olah raga dan hiburan yang lahir dari masyarakat, tapi juga dengan standarisasi, bisa menyumbang kontribusi pada prestasi. Baik untuk Lamongan, Jawa Timur, dan juga indonesia,” Ungkap Hadi

Sementara itu Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar mengapresiasi proyeksi Pemprov Jatim jika akan memberikan dukungan kepada Festival Dayung Tejoasri ke depan. 

Baca Juga: Guru Honorer di Surabaya Cabuli Siswi 14 Tahun, Kejadiannya Bikin Miris

“Kita selalu terbuka kalau misalkan Pemprov Jatim melirik Desa Tejoasri untuk dijadikan agenda rutin ke depan. Mengenai hal-hal teknis lain, nanti kami mengikuti apa yang jadi petunjuk Pemprov Jatim,” aku Yusuf.

Dari 32 tim yang berlaga, tim dayung desa Jumputrejo Kabupaten Sidoarjo, berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan tim Desa Pupus, Kecamatan Blawi, Kabupaten Lamongan. Sementara peringkat tiga dan empat diraih oleh desa Tebaloan Gresik dan Desa Jelak Catur Lamongan. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dukung Deltras Naik Kasta, Subandi Dorong Profesionalisme dan Keterbukaan Manajemen

Posisi manajer dan jajaran pengelola klub harus diisi orang yang memiliki pengalaman serta kemampuan memadai di bidang sepak bola.

Korban KM Virgo asal Mojokerto Pulang, Keluarga Guyurkan Air Kembang

Ia pulang kerumahnya diantar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.

Soiree Rooftop Bar Gelar Soiree Gigs Vol 2 Akhir Pekan Ini, Ada Silampukau hingga DJ Gatra

Agenda musik akhir pekan ini bakal berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, mulai pukul 18.00 WIB.

Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Pantauan di lokasi, terdapat empat mobil Avanza berwarna hitam terparkir di halaman Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto. Diduga mobil itu dikendarai oleh tim KPK.

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan aliran uang atau keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat di atasnya, kasus tersebut harus ditelusuri sesuai ketentuan.