Jumat, 25 Sep 2026 00:42 WIB

Kemenag Jatim Turun Gunung Geber Masjid 2026, Bahtiar: Momentum Hidupkan Gotong Royong!

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar bersama pejabat Kemenag Jatim sedang Geber Masjid. (Foto: Dony/selalu.id).
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar bersama pejabat Kemenag Jatim sedang Geber Masjid. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur menyemarakkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) 2026 yang digelar serentak secara nasional pada Senin (10/8/2026).

Di Jawa Timur, aksi nyata ini dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Jatim.

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, bersama para pejabat dan pegawai turun langsung membersihkan berbagai sudut masjid. Mulai dari area utama tempat salat, penataan lemari mukena, teras, kamar mandi, hingga bagian dalam atap masjid.

Kegiatan diawali dengan mengikuti pembukaan Geber Masjid 2026 secara virtual dari Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, yang dibuka langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah adalah bagian dari memuliakan rumah Allah sekaligus sarana pembersihan jiwa.

"Dengan beribadah di rumah ibadah, pikiran yang bengkok menjadi lurus dan hati yang kotor menjadi bersih. Kalau kita membersihkan masjid, sama saja kita membersihkan rumah Allah," kata Nasaruddin.

Menanggapi arahan tersebut, Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan bahwa Geber Masjid memiliki makna mendalam yang melampaui sekadar aksi pembersihan fisik.

Menurutnya, gerakan ini adalah langkah strategis menciptakan kenyamanan ibadah sekaligus mendorong umat untuk semakin mencintai dan memakmurkan masjid.

Baca Juga: Ekstranas VIII di Lamongan Dibuka, Ajang Berbagi Perkembangan Vokasi di Madrasah

"Masjid adalah tempat umat beribadah, belajar, bersilaturahmi, dan membangun kehidupan sosial keagamaan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanannya merupakan bentuk kepedulian kita sekaligus bagian dari upaya memakmurkannya," kata Bahtiar kepada selalu.id, Senin (10/8/2026).

Bahtiar menekankan pentingnya merawat nilai kebersamaan dan berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial satu hari saja.

"Geber Masjid menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Kita ingin gerakan ini menjadi kesadaran bersama untuk terus menjaga, merawat, dan memakmurkan masjid secara berkelanjutan," tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jatim, Munir. Ia menilai gerakan ini efektif membangun tanggung jawab kolektif masyarakat terhadap rumah ibadah.

Baca Juga: Jatim Partisipasi Tertinggi dalam Ajang OMI 2026, Targetkan Pertahankan Juara Umum

Partisipasi Tembus 12 Ribu Masjid di Jatim

Antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap gerakan ini tergolong sangat tinggi. Berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kemenag per Senin (10/8/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 12.161 masjid di Jawa Timur terdaftar mengikuti Geber Masjid 2026.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemenag menyiapkan sertifikat partisipasi bagi pengurus masjid yang mendaftarkan kegiatannya melalui sistem SIMAS.

Adapun Gerakan Geber Masjid 2026 ini juga digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, memperkuat semangat nasionalisme melalui aksi nyata gotong royong di tempat ibadah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.