Kamis, 05 Nov 2026 03:41 WIB

DPRD Jatim Desak Pemprov Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepala Dinas

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Ubaidillah. (Foto: Dony/selalu.id).
Anggota Komisi A DPRD Jatim, Ubaidillah. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id – Kekosongan sejumlah jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menjadi perhatian DPRD Jatim. 

Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca Juga: Ekonomi Masih Tertekan, DPRD Jatim Minta Pemerintah Tunda Penambahan Pajak Baru

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Ubaidillah, mengaku heran dengan masih banyaknya jabatan strategis yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dalam waktu yang cukup lama. 

Menurutnya, Jatim memiliki sumber daya aparatur yang besar sehingga semestinya mampu menyiapkan figur-figur yang layak untuk menduduki posisi kepala dinas secara definitif.

“Kekosongan kepala dinas ini menjadi tanda tanya sekaligus keheranan bagi kami. Dengan SDM yang begitu banyak di lingkungan Pemprov Jatim, apakah tidak ada yang mampu mengisi jabatan sekrusial kepala dinas, sehingga harus diduduki Plt dalam jangka waktu yang begitu lama," tegas Ubaid, Jumat (19/6/2026).

Ia mengatakan jabatan kepala dinas memiliki peran penting dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah. 

Karena itu, kepastian kepemimpinan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan berjalan optimal.

Meski demikian, DPRD memahami bahwa Pemprov Jatim saat ini tengah mempersiapkan pengisian jabatan tersebut, namun ia mengingatkan agar proses pengisian jabatan dilakukan secara transparan dan profesional. 

Baca Juga: Apel Siaga Bencana di Jatim, Irjen Dekananto: Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Lambat

Menurut Ubaid, mekanisme seleksi terbuka sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi instrumen untuk menjaring kandidat terbaik, bukan sekadar formalitas administratif.

Ia juga menyoroti kekhawatiran publik terkait potensi politisasi birokrasi dalam pengisian jabatan strategis. 

Karena itu, proses seleksi harus mampu menjamin bahwa penempatan pejabat didasarkan pada merit system dan rekam jejak kinerja, bukan kedekatan politik maupun kepentingan kelompok tertentu.

“Pengisian jabatan kepala dinas harus benar-benar kompetitif dan berbasis profesionalisme. Jangan sampai muncul kesan bahwa jabatan strategis hanya menjadi ruang bagi kepentingan tertentu,” tegas politisi dari Fraksi PKB itu.

Baca Juga: Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Selain itu, DPRD menilai evaluasi kinerja juga harus menjadi pertimbangan utama dalam penataan birokrasi. 

Pergantian maupun pengisian jabatan, lanjutnya, perlu didasarkan pada capaian target kinerja sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap proses pengisian jabatan yang tengah disiapkan Pemprov Jatim dapat segera dituntaskan. Dengan terisinya posisi kepala dinas secara definitif, roda pemerintahan diharapkan berjalan lebih efektif," pungkas Ubaid.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik

Dari pengungkapan ini, tim menyita barang bukti 1.765,13 gram sabu, 4,41 gram ganja, serta 2.018 butir ekstasi, dan meringkus 180 tersangka.

Wujud Kepedulian Sesama, PT SIER Gelar Aksi Donor Darah di Hari Pahlawan

SIER berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.