Kamis, 10 Sep 2026 20:44 WIB

Pemprov Jatim Siap Dukung Jember Fashion Carnaval Tembus Level Internasional

Wagub Jatim Emil Dardak saat memberikan sambutan di Pendopo Wahyawibawagraha Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Wagub Jatim Emil Dardak saat memberikan sambutan di Pendopo Wahyawibawagraha Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan Jember Fashion Carnaval (JFC) agar mampu menembus jajaran kalender pariwisata internasional. 

Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui promosi, tetapi juga penguatan infrastruktur, konektivitas, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga: Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Pemkab Jember Raih Penghargaan Nasional

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan JFC telah berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata Jatim yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Menurutnya, potensi tersebut harus terus didorong agar mampu bersaing di panggung internasional.

"JFC memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang menjadi event berkelas dunia. Karena itu, kami siap memberikan dukungan agar penyelenggaraannya semakin kuat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan internasional," jelas Emil.

Ia menambahkan, salah satu aspek penting yang harus diperkuat adalah konektivitas transportasi. Dalam hal ini, rute penerbangan Jember-Bali menjadi perhatian khusus karena Bali merupakan pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Keberadaan jalur penerbangan tersebut akan mempermudah akses wisatawan asing menuju Jember, terutama saat pelaksanaan JFC.

"Gateway menuju ke luar negeri yang paling dekat adalah Bali. Bali dapat menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Jember. Karena itu, penerbangan Jember-Bali terus kami dorong agar semakin optimal," kata Emil.

Untuk menjaga keberlangsungan rute tersebut, Pemprov Jawa Timur mendorong adanya sinergi pendanaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. 

Selain itu, optimalisasi jadwal penerbangan juga dapat difokuskan pada periode penyelenggaraan JFC agar mampu mengakomodasi lonjakan kunjungan wisatawan.

Emil juga mengapresiasi keberhasilan JFC yang selama ini konsisten masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN). 

Baca Juga: Pembahasan KUA-PPAS 2027 Rampung, Pemkab Jember dan DPRD Sepakati Target Pendapatan Rp4,5 Triliun

Menurutnya, apabila peluang membawa JFC masuk ke kalender event internasional semakin terbuka, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap membantu memperluas jejaring global.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah menghadirkan penampil internasional serta memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik. 

Pemprov Jatim akan memanfaatkan jejaring perguruan tinggi, termasuk Fakultas Desain Universitas Ciputra yang telah memiliki kerja sama dengan sejumlah institusi fashion di Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan.

"Konsep JFC yang bercerita melalui busana merupakan identitas yang kuat dan memiliki karakter berbeda. Kami siap menyinergikan seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah provinsi untuk mendukung perluasan jaringan JFC di tingkat internasional," tegas Emil.

Sementara itu, Presiden JFC Budi Setiawan menyambut positif dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Pria yang akrab disapa Iwan itu optimistis JFC memiliki modal besar untuk tampil sebagai salah satu event fashion terbaik di dunia.

Baca Juga: Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Menurutnya, kualitas para desainer muda yang tergabung dalam JFC telah terbukti mampu melahirkan karya-karya kreatif yang mendapat pengakuan di berbagai ajang internasional.

"Saya tidak pernah meragukan kemampuan adik-adik kreator JFC. Mereka memiliki kreativitas dan semangat luar biasa untuk menghasilkan karya yang mampu mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," jelas Iwan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan menuju panggung internasional tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas. 

Dukungan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur, akses transportasi, serta peningkatan standar pelayanan bagi wisatawan menjadi faktor penting agar JFC dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.

Iwan berharap sinergi antara pemerintah, penyelenggara, pelaku industri kreatif, dan masyarakat terus diperkuat sehingga JFC tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Jember, tetapi juga menjadi ikon fashion dan pariwisata Indonesia yang semakin diperhitungkan di tingkat dunia. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Selain penguatan sosialisasi di akar rumput, Pemkot Surabaya juga mulai mengkaji rencana pengadaan dan pemasangan alat sensor deteksi aktivitas seismik.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.

Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Banyaknya aduan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa data sosial ekonomi yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.

ASUS Hadir di Surabaya, Pamerkan Kecanggihan Laptop Standar Militer

Adrian Pradipta menjelaskan bahwa ASUS turut membawa pendekatan desain yang lebih personal melalui konsep Pick Your Vibe dan kecanggihan teknologi AI.