Senin, 27 Jul 2026 16:16 WIB

Bukan Sekadar Penerima, DPRD Jatim Tekankan Pentingnya Peran Warga Awasi Anggaran Daerah

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Fraksi Partai Golkar, Jairi Irawan, saat menggelar program edukasi politik. (Dok. Golkar Tulungagung for selalu.id).
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Fraksi Partai Golkar, Jairi Irawan, saat menggelar program edukasi politik. (Dok. Golkar Tulungagung for selalu.id).

selalu.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Jairi Irawan menggelar program edukasi politik bertajuk "Sekolah Anggaran: Memahami Anggaran, Mengawasi Kebijakan" di Joglo Jong Java Resto, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (25/7/2026). 

Kegiatan ini dilaksanakan berbarengan dengan agenda Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.

Baca Juga: DPRD Jatim Reses 25 Juli sampai 1 Agustus, Jangkau 720 Titik Serap Aspirasi Warga

Mengusung tema "Sinkronisasi Visi-Misi Program Kepala Daerah serta APBD dan LKPJ", kegiatan ini menyasar masyarakat Daerah Pemilihan VII yang mencakup Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar, guna memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya transparansi dan tata kelola keuangan daerah.

Jairi menegaskan kegiatan ini menjadi langkah krusial agar masyarakat tidak buta terhadap alur pengelolaan keuangan daerah secara menyeluruh.

"Sekolah Anggaran menjadi tema khusus reses kami. Kami ingin memberikan informasi kepada masyarakat bahwa penyusunan anggaran memiliki tahapan jelas, mulai dari perumusan visi-misi hingga pertanggungjawaban dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)," jelasnya kepada selalu.id, Senin (27/7/2026).

"Kami juga berharap masyarakat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan usulan kepada pemerintah," tambah politisi yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung tersebut.

Baca Juga: DPRD Jatim Sambut Baik Pergub Kelas Jalan, Minta Sosialisasi Digenjot Sebelum Diterapkan

Jairi menekankan bahwa fungsi pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan semata-mata tugas lembaga legislatif, melainkan hak dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Pengawasan APBD tidak boleh hanya dibebankan kepada lembaga legislatif, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai pemilik anggaran. Masyarakat perlu dilibatkan dalam penyusunan program, bukan sekadar menjadi penerima program," tegasnya.

"Karena pada dasarnya ini adalah uang rakyat, hak rakyat, dan harus diperuntukkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Tulungagung. Karena itu, Fraksi Partai Golkar tidak perlu takut membuka anggaran ini secara transparan," tambah Jairi.

Baca Juga: Insiden Peluru Nyasar di Pasuruan, DPRD Jatim Pertanyakan Tindak Lanjut Kemenko Polhukam dan DPR RI

Menyikapi isu yang kerap menjadi sorotan publik terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) serta penyerapan belanja modal yang belum maksimal, Jairi mendesak pemerintah daerah untuk segera mempercepat realisasi belanja agar roda perekonomian di wilayah tersebut dapat berputar lebih cepat dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Kegiatan interaktif ini juga dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Tulungagung Jarot Hartanto, tokoh agama M. Ubaidillah (Gus Ubed), serta menghadirkan narasumber kompeten.

Di antaranya Ketua Tim Kerja Sub-Substansi Kajian Perundang-undangan Sekretariat DPRD Jatim Mahrus Hasyim, Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Surabaya, Muhammad Farid Fauzi, serta perwakilan masyarakat Tulungagung Yoyok.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Foto: Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan

Polisi menegaskan kini masih fokus ke penanganan korban juga mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kecelakaan di Gempol Pasuruan: 4 Orang Tewas, 6 Terluka hingga Rusak Rumah Warga

Selain itu, kecelakaan tersebut juga membuat kemacetan parah di jalur Nasional Surabaya-Malang. Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam.

Semarak Red Carpet JFC 2026, Langkah Jember Menuju Panggung Kreatif Dunia

JFC 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Jember sebagai salah satu destinasi unggulan industri kreatif dan pariwisata Indonesia.

Dini Hari Mencekam di Surabaya, Polisi Gagalkan Bentrok Ratusan Massa Bersenjata

Aksi tersebut diduga berkaitan dengan bentrokan yang sebelumnya terjadi di depan Kelab Malam AmbYar di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya pada Sabtu (25/7/2026).

Dukung JFC jadi Karnaval Kelas Dunia, Komisi VII DPR RI Dorong Potensi Ekonomi Lokal Jember

DPR berharap penyelenggaraan JFC pada tahun-tahun mendatang semakin inklusif dengan memberikan ruang lebih luas bagi anak-anak maupun penyandang disabilitas.

Harga Emas Antam Hari Ini: Bergerak Fluktuatif, Belum Baik-baik Saja

Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 13%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram.