Kamis, 17 Sep 2026 19:49 WIB

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. Wahono Edhi P dan Pihak perwakilan Jasa Raharja. (Foto: dony/selalu.id)
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. Wahono Edhi P dan Pihak perwakilan Jasa Raharja. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id — Tim gabungan yang dipimpin Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II. Hasil identifikasi dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Surabaya, Senin (3/8/2026).
 
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, kegiatan identifikasi melibatkan unsur Polair Polda Jatim, Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya dan Pamekasan, tim forensik Universitas Airlangga, TNI, PMI, serta Jasa Raharja. 

Baca Juga: Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

"Sebelumnya, pihak kepolisian telah membuka empat posko darurat di RSUD Sumenep, Pelabuhan Kalianget Sumenep, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya guna mendukung penanganan pasca-kebakaran, khususnya di wilayah Pulau Madura," paparnya, Senin (3/8/2026).
 
Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. Wahono Edhi P, menjelaskan kelima jenazah diterima tim pada rentang Minggu, 2 Agustus hingga Senin, 3 Agustus 2026, lalu diidentifikasi melalui data primer dan sekunder berupa rekam medis, ciri fisik, gigi, serta barang milik korban. Berikut nama-nama yang berhasil diidentifikasi:
 
1. Sri Indratmo Wijaya — Laki-laki, 47 tahun, beralamat di Dukuh Lunggoh, Mojoagung, Pucakwangi, Pati, Jawa Tengah.
2. Siti Fatimah — Perempuan, 57 tahun, beralamat di Jalan Sultan Abdullah No. 2, Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
3. Sari Sukoco — Laki-laki, sekitar 39 tahun, beralamat di Jalan Kawi, Kauman, Tulungagung, Jawa Timur.
4. Rino Eka Putra — Laki-laki, sekitar 48 tahun, beralamat di Kampung Dalam No. 84, Jorong Tangah, Koto Sungai Pua, Agam, Sumatera Barat.
5. Yedi Hendrawan — Laki-laki, sekitar 63 tahun, beralamat di Keruing Selat Dalam, Kapuas, Kalimantan Tengah.
 
Wahono menyampaikan proses identifikasi masih berlangsung dan meminta keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tersebut untuk melaporkan data keperluan identitas ke nomor 0851-904-4479-11. Informasi yang diberikan akan digunakan untuk mencocokkan data korban guna mempercepat penyerahan jenazah kepada keluarga.
 
"Sampai saat ini operasi pencarian dan identifikasi masih terus berjalan. Kami mengajak peran serta masyarakat untuk memberikan informasi jika ada keluarga yang belum kembali pasca-peristiwa," tegas Wahono.
 
 

Baca Juga: Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga instansi teknis terkait untuk turun tangan secara nyata.