Kamis, 17 Sep 2026 10:07 WIB

Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat gelar doa dan dzikir bersama warga dalam peringatan 1 Muharram. (Dok. Humas Pemprov Jatim).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat gelar doa dan dzikir bersama warga dalam peringatan 1 Muharram. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id - Dalam rangka Tahun Baru 1448 Hijriah 1 Muharram, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar doa bersama, dzikir hingga salawat di Masjid Islamic Center, Surabaya.

Acara yang dihadiri oleh 5000 warga, itu  juga turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak beserta Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Kegiatan berjalan khidmat dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH. Abdul Hamid Abdullah. 

Adapula Tausiyah Tahun Baru Hijriyah disertai doa yang dibawakan oleh Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. Moh. Ali Aziz.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara personal maupun sosial. 

Menurutnya, makna hijrah tidak sekadar perpindahan secara fisik, tetapi perubahan menuju kebaikan yang berkelanjutan.

Peringatan 1 Muharram bukan sekadar pergantian angka tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momentum refleksi dan pembelajaran yang sangat penting dalam kehidupan.

"Saya ingin kita memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, satu momentum yang secara saintifik memberikan pembelajaran yang sangat kuat bagaimana sesungguhnya proses hijrah kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Anshar menjadi penolong," katanya.

Khofifah menjelaskan, 1 Muharram merupakan momentum penting mengamalkan Surah Al-Maidah Ayat 2, yakni "Wa ta'awanu 'alal-birri wat-taqwa wa la ta'awanu 'alal-itsmi wal-'udwâni wattaqullah, innallaha syadidul-'iqab." Yang berarti, "Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya".

"Pada posisi seperti inilah bagaimana sesungguhnya tolong-menolong di antara kita menjadi bagian penting untuk membangun kesolehan sosial. Dan yang penting juga bagaimana pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah bisa menjadi momen menghijrahkan kita," tuturnya.

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

"Kalau biasanya kita yang punya hutang, bisa hijrah menjadi lunas hutangnya. Atau dari yang semula punya hutang, bisa hijrah menjadi bisa menghutani," tambah Khofifah.

Menurutnya, yang tadinya bikin kegiatan minta sedekah, maka sekarang hijrah bikin kegiatan sekaligus mensedekahi. 

"Jadi 1 Muharram ini ada proses hijrah yang positif yang bisa menggerakkan dari kebaikan yang satu menuju kebaikan-kebaikan berikutnya," jelas Khofifah.

Proses hijrah secara historis, menjadi bagian penting bagi proses hidup manusia. Terlebih dalam perannya sebagai entitas keluarga maupun sebagai komunitas masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. 

"Oleh karena itu, proses inilah yang menjadi starting point kita untuk bisa berpikir bahwa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan itulah kategori orang yang beruntung. Maka, mulai malam ini, kita akan menggerakkan seluruh ikhtiar kita dan mengerakkan seluruh energi kita menuju kebaikan lebih baik dan lebih baik lagi," tuturnya.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

Di akhir, Gubernur Khofifah juga meminta doa agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur senantiasa amanah dan dimudahkan dalam melayani masyarakat. Di mana, pada peringatan tahun baru Hijriah ini, ia berharap agar semua program pemerintah dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal.

"Terima kasih semuanya. Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah. Mudah-mudahan tahun depan tambah bahagia, tambah berkah, dan tahun baru ini membawa kemanfaatan untuk kehidupan kita semua. Amin," paparnya.

Tak hanya pemanjatan doa dan lantunan ayat suci Al-Qur'an, acara juga dimeriahkan dengan undian 15 paket Tabungan Umroh bagi Wajib Pajak Patuh oleh Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim. 

Selain tabungan umroh, diundi pula berbagai doorprize berupa sepeda motor, laptop, TV, dan 4 kulkas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.