Minggu, 01 Nov 2026 03:52 WIB

Jangan Main-main, Wali Kota Eri Siapkan Sanksi Tegas Perusak Aset Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Jul 2026 21:50 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Ade/selalu.id).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Dua peristiwa yang viral di media sosial, yakni dugaan penjualan kursi besi berlogo Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ke lapak barang bekas danaksi pemotongan bunga di median jalan, mendorong pemerintah mengajak masyarakat ikut mengawasi aset publik.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menilai keberadaan fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran daerah merupakan milik seluruh warga sehingga tidak cukup hanya dijaga pemerintah.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

"Kalau melihat bunga taman, kursi, atau fasilitas umum yang baik, mari kita jaga bersama karena itumilik seluruh warga Surabaya. Kalau ada yang mengambil atau merusaknya, silakan dilaporkan," tegasnya, Rabu (29/7/2026).

Ajakan itu muncul setelah beredarnya video yangmemperlihatkan dua kursi besi berlogo Pemkot Surabaya diduga hendak dijual ke lapak barang bekas di kawasan Kaliwaron, Gubeng.

Sebelumnya, aksi seorang warga memotong bunga di median jalan juga sempat menjadi sorotan publik.

Eri mengatakan, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mencegah pencurian maupun penyalahgunaan aset daerah. 

Menurutnya, setiap fasilitas yang hilang atau rusak akan berdampak pada kenyamanan warga sekaligus menambah beban anggaran pemerintah karena harus diganti.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

"Kalau ada yang mengambil atau merusak, laporkan. Aset-aset itu milik kita bersama, sehingga menjaganyajuga menjadi tanggung jawab bersama," jelasnya.

Eri menambahkan, kota yang bersih, indah, dan terawat tidak hanya memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun investor.

"Kota yang indah dan terawat akan membuat masyarakat nyaman sekaligus menarik lebih banyak pengunjung. Karena itu, menjaga aset kota bukanhanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama," bebernya.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

Eri menegaskan, Pemkot Surabaya telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak merusak ataupun mengambil fasilitas publik. 

Apabila ditemukan pelanggaran berupa pencurian, perusakan, maupun penyalahgunaan aset pemerintah, pelaku akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami sudah berulang kali mengingatkan soal pentingnya menjaga aset kota. Karena itu, jika ada pelanggaran yang terbukti, tentu akan ada sanksi agar tidak terulang kembali," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.